Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi antar elemen masyarakat lintas agama, budaya, dan latar belakang di Kabupaten Ketapang. Hadirnya berbagai unsur masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Ketapang menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini bukan hanya sebagai ajang saling memaafkan pasca Hari Raya Idul Fitri, namun juga sebagai sarana memperkuat sinergitas antara aparat pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.
“Melalui kegiatan ini, kita harapkan dapat terus mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi yang harmonis antar seluruh elemen masyarakat. Dengan kebersamaan, kita mampu menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejuk di Kabupaten Ketapang,” ujar Wakapolres.
Ia juga menegaskan pentingnya peran serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen dalam menjaga kerukunan umat beragama serta mencegah potensi konflik sosial yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.
Sementara itu, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Ketapang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakapolres Ketapang dan seluruh undangan yang telah bersama-sama menjaga dan merawat kerukunan di daerah tersebut.
Kegiatan diakhiri dengan saling bersalaman dan ramah tamah antar peserta, sebagai wujud nyata kebersamaan dan persaudaraan dalam bingkai keberagaman di Kabupaten Ketapang.
(Jailani)






.jpg)



