Kegiatan ini dihadiri jajaran pejabat utama Polda Sumsel, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi kemasyarakatan dan komunitas lokal.
Apel tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Stabilitas kamtibmas dinilai sebagai fondasi utama dalam mendukung pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Musi Rawas, Elmond Halomoan, SE,. Menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas elemen dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab bersama. Kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi serta penguatan sinergi antar lembaga dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemuda Pancasila siap mendukung berbagai program yang berdampak positif bagi masyarakat di Musi Rawas.
Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menekankan bahwa konsep “Sabuk Kamtibmas” merupakan simbol persatuan dalam menjaga keamanan bersama.
“Dengan sinergi yang kuat, kita bisa memastikan aktivitas masyarakat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tegasnya.
Kapolda juga mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.
“Keamanan adalah modal utama menuju Indonesia Emas 2045. Mari jaga persatuan dan saring informasi sebelum dibagikan,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut kegiatan ini sebagai bentuk pendekatan kepolisian modern yang mengedepankan pencegahan dan pelibatan masyarakat.
Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan serta memanfaatkan layanan Call Center 110 guna melaporkan potensi gangguan kamtibmas.
Apel berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen seluruh elemen dalam menjaga keamanan di wilayah Sumatera Selatan.
( Guntur )


.jpg)



.jpg)



