-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Diduga Diintimidasi Oknum Mengaku Intel Polda, Karyawan SPBU di Sintang Tempuh Jalur Hukum

    Monday, July 6, 2026, 19:53 WIB Last Updated 2026-07-08T20:01:54Z

    SINTANG – Selain diberhentikan secara sepihak dari tempat kerjanya, Enda Kusdiati juga mengungkapkan dugaan intimidasi lisan yang dialaminya dari seseorang yang mengaku sebagai petugas intelijen dari Polda Kalimantan Barat. Enda pun meragukan keaslian identitas orang tersebut.


    Peristiwa itu terjadi pada:

    • Hari/Tanggal: Jumat, 12 Juni 2026

    • Waktu: Sekitar pukul 15.00 WIB

    • Lokasi: Ruangan Manajer SPBU PT Berkah Kedamin Jaya, Jalan Sintang–Kelam, Desa Jerora


    Saat kejadian, Enda tengah beristirahat bersama rekan kerjanya di teras samping SPBU. Tiba-tiba, manajer SPBU bernama Kurniawan memanggilnya dan mengatakan, “Enda, kamu dicari polisi. Segera masuk ke ruangan.”


    Terkejut dengan informasi tersebut, Enda langsung mengikuti perintah atasannya dan masuk ke ruangan manajer. Di dalam ruangan, ia mendapati seorang pria yang tidak dikenalnya sedang menunggu. Tanpa memperkenalkan diri secara jelas, pria tersebut langsung melontarkan pertanyaan dengan nada tegas, “Kau kenal abang tidak?”


    Enda menjawab dengan jujur bahwa dirinya tidak mengenal orang tersebut.


    Pria itu kemudian mengaku sebagai anggota dari Polda dan menyebut dirinya diutus oleh seseorang bernama Aril untuk menyelesaikan persoalan di SPBU tersebut. Pernyataan tersebut justru membuat Enda semakin bingung karena ia tidak memahami keterkaitan dirinya dengan masalah yang dimaksud.


    Dalam pertemuan itu, Enda mengaku terus mendapat pertanyaan yang terkesan memojokkan, disertai sejumlah tuduhan yang membuatnya merasa tidak nyaman, tertekan, dan ketakutan.


    Setelah mengingat kembali ciri-ciri pria tersebut dan mencocokkannya dengan bukti visual yang dimiliki, Enda kini meragukan klaim identitas pria itu. Ia menduga orang tersebut bukan anggota kepolisian resmi, melainkan hanya mengaku-ngaku untuk tujuan tertentu.


    Didukung penuh oleh keluarganya, Enda Kusdiati kini memutuskan untuk menempuh jalur hukum guna mengungkap kebenaran atas peristiwa yang dialaminya.


    "Saya ingin mengetahui kebenarannya. Apakah orang itu benar-benar anggota Polda yang sedang bertugas, atau hanya oknum yang mengaku-ngaku. Saya berharap semua yang saya alami bisa mendapatkan keadilan hukum yang sebenarnya," tegas Enda.


    (DEDE BLACK)

    Komentar

    Tampilkan