Kegiatan ini merupakan bagian dari program Bulan Imunisasi Anak Sekolah [BIAS] dari Dinas Kesehatan Kabupaten OKU untuk mencegah kanker serviks pada perempuan.
Pelaksanaan vaksinasi dihadiri langsung oleh tim bidan dari Puskesmas Sekarjaya yang menjadi puskesmas pembina wilayah SMPN 53 OKU.
Kepala SMPN 53 OKU menyampaikan apresiasi atas dukungan Puskesmas Sekarjaya. Menurutnya, vaksinasi ini sangat penting untuk melindungi kesehatan siswi di masa depan.
"Kami mendukung penuh program pemerintah ini. Dengan adanya vaksinasi, diharapkan para siswi memiliki kekebalan dan terhindar dari risiko kanker serviks di kemudian hari," ujarnya.
Sementara itu, bidan dari Puskesmas Sekarjaya menjelaskan bahwa vaksin HPV diberikan kepada siswi kelas 5 SD dan kelas 9 SMP/SMA. Vaksin ini berfungsi untuk mencegah infeksi virus HPV yang menjadi penyebab utama kanker serviks.
"Penyuntikan hari ini berjalan lancar. Total ada 29 siswi kelas IX yang divaksin. Tidak ada keluhan berarti, hanya sedikit nyeri di bekas suntikan yang itu wajar," jelas bidan Puskesmas Sekarjaya.
Sebelum disuntik, para siswi terlebih dahulu dilakukan skrining kesehatan berupa pengecekan suhu tubuh dan riwayat kesehatan. Petugas juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.
Para orang tua menyambut baik program ini. Mereka menilai vaksinasi sejak dini adalah langkah preventif yang tepat.
"Kami sebagai orang tua merasa terbantu. Ini gratis dan tujuannya baik untuk kesehatan anak kami ke depan," kata salah satu wali murid.
Pihak sekolah dan Puskesmas Sekarjaya juga mengimbau agar orang tua tidak ragu mengikuti program vaksinasi. Edukasi kepada masyarakat terus dilakukan agar tidak termakan hoaks terkait vaksin HPV.
Program vaksinasi HPV di Kabupaten OKU akan terus digencarkan di sekolah-sekolah lain sebagai upaya menurunkan angka kasus kanker serviks di Indonesia.
(Ira devi)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









