Polres Ketapang mengintensifkan pengamanan baik secara terbuka maupun tertutup dengan melibatkan personel gabungan serta dukungan dari Kompi Brimob Ketapang. Pengamanan dilaksanakan secara menyeluruh, mulai dari pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi ibadah, penjagaan di pintu masuk gereja, hingga pelaksanaan patroli rutin guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Selain itu, personel juga melakukan deteksi dini sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Perayaan Jumat Agung merupakan momen sakral bagi umat Kristiani untuk mengenang wafatnya Yesus Kristus di kayu salib sebagai bentuk pengorbanan untuk menebus dosa umat manusia. Momentum ini juga dimaknai sebagai waktu refleksi spiritual untuk merenungkan kasih dan pengorbanan, serta mempersiapkan diri menyambut Hari Paskah.
Dengan pengamanan maksimal yang dilakukan oleh aparat kepolisian, seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan khidmat tanpa adanya gangguan yang berarti. Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat turut memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat yang menjalankan ibadah.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kasi Humas Polres Ketapang IPTU Niptah Alimudin menyampaikan bahwa Polres Ketapang akan terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada momentum keagamaan. Hal tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ketapang.
Ia juga menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan wujud tanggung jawab Polri dalam memastikan seluruh rangkaian ibadah umat Kristiani dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar hingga selesai.
(Jailani)






.jpg)



