
Jembatan ini dicat dengan warna merah putih sebagai simbol persatuan dan semangat kebangsaan. Peresmian dicanangkan secara terpusat di Kelurahan Budaya Pampang untuk total ada 8 titik Jembatan Beton Garuda yang tersebar di wilayah strategis Kota Samarinda, yaitu
1. Kelurahan Budaya Pampang, Kecamatan Samarinda Utara,
2. Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara,
3. Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara,
4. Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran,
5. Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran,
6. Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran,
7. Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang,
8. Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan.
Dalam sambutannya Danrem 091/ASN mengatakan Perlu kita ketahui bersama bersama bahwa infrastruktur jembatan beton yang kita resmikan secara serentak hari ini merupakan Bantuan Langsung dari Presiden Republik Indonesia. Proyek ini adalah wujud nyata akselerasi pembangunan nasional yang didelegasikan secara khusus kepada TNI guna pemerataan pembangunan Nasional. Korem 091/ASN beserta jajaran memastikan seluruh proses pembangunan fisik berjalan dengan spesifikasi teknis tertinggi, tepat waktu, dan tepat sasaran.
Pembangunan jembatan ini memiliki dampak yang signifikan bagi kemajuan daerah. Bukan hanya sekedar sarana penghubung dua wilayah namun juga diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil usaha masyarakat serta membuka akses ekonomi, pendidikan dan pelayanan sosial yang lebih baik, ungkapnya.
Terkhusus di Kelurahan Budaya Pampang yang kaya akan kearifan lokal, jembatan ini diproyeksikan mampu memberikan kepastian kenyamanan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, yang pada akhirnya mendongkrak sektor ekonomi kreatif dan kesejahteraan masyarakat setempat, ujarnya.
Danrem menambahkan, Secara khusus, saya selaku Danrem 091/ASN mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya dan rasa bangga yang mendalam atas dedikasi seluruh warga masyarakat yang telah ikut serta bergotong-royong bersama Prajurit Kodim 0901/Samarinda dalam pembangunan jembatan ini. Dari sini kita semua dapat melihat adanya Kemanunggalan TNI-Rakyat.
Tak lupa pula saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Samarinda, Dinas PUPR, serta seluruh pihak yang telah ikut berkontribusi, sehingga proyek terintegrasi ini dapat diselesaikan dengan aman, tertib dan lancar pada Mei 2026 ini, ucapnya.
Saya berpesan agar selalu tumbuhkan rasa tanggung jawab. Proses pembangunan fisik telah selesai, namun tantangan sesungguhnya adalah aspek pemeliharaan. Saya mengajak kepada para Camat, Lurah, Tokoh Adat, dan seluruh warga masyarakat mari kita bersama-sama untuk menjaga, merawat dan memelihara jembatan ini agar memiliki usia pakai yang panjang demi generasi mendatang, pesan Danrem
(Rahman)






.jpg)



