Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., Wakapolres Ketapang KOMPOL Hoerrudin, S.I.K., M.H. yang mewakili Kapolres Ketapang, unsur Forkopimda, perwakilan TNI AL, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri Ketapang, Kepala OPD, Ketua IPSI Kabupaten Ketapang H. Luhur Faraytodi, S.Sos., M.AP., Ketua Panitia H. Ahmad Padli, para ketua perguruan pencak silat, pelatih, wasit dan juri, peserta, tokoh masyarakat serta tokoh adat.
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Ketapang beserta seluruh panitia, wasit, juri, pelatih, official, dan seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup II Tahun 2026 dapat terselenggara dengan aman, tertib, dan sukses.
Bupati menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga merupakan warisan budaya bangsa yang sarat akan nilai-nilai luhur seperti sportivitas, disiplin, persaudaraan, rasa hormat, dan cinta tanah air. Menurutnya, pembinaan olahraga pencak silat harus terus didukung agar mampu melahirkan generasi muda Kabupaten Ketapang yang sehat, berkarakter, dan berprestasi.
Ia juga berharap agar IPSI Cup dapat terus menjadi agenda tahunan yang semakin berkualitas, sekaligus menjadi wadah untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Ketapang di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Pemerintah Kabupaten Ketapang, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan dan pengembangan olahraga pencak silat melalui sinergi dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan prestasi olahraga dan membangun sumber daya manusia yang unggul.
Sementara itu, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Wakapolres Ketapang KOMPOL Hoerrudin, S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada IPSI Kabupaten Ketapang beserta seluruh panitia atas terselenggaranya kejuaraan yang berlangsung aman, tertib, dan penuh sportivitas.
"Kejuaraan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi untuk mengukur kemampuan para atlet, tetapi juga merupakan sarana pembinaan karakter generasi muda agar memiliki jiwa disiplin, tanggung jawab, sportivitas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini akan lahir atlet-atlet pencak silat terbaik yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Ketapang di berbagai tingkat kejuaraan," ujar Wakapolres.
Lebih lanjut, Wakapolres menegaskan bahwa Polres Ketapang akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang melibatkan generasi muda sebagai upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Penutupan Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup II Tahun 2026 berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan kegiatan ini menjadi motivasi bagi para atlet muda untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta menjaga kelestarian seni bela diri pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang membanggakan Indonesia.
(Jailani)







