• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Usai Duel Sengit Talifuso FC VS Persadani FC, Afolo Gulo; Sportivitas Adalah Kemenangan Sejati

    Tuesday, July 28, 2026, 12:32 WIB Last Updated 2026-07-28T05:32:35Z

    NIAS BARAT – Riuh sorak ribuan penonton perlahan mereda saat peluit panjang menandai berakhirnya laga sengit antara Talifuso FC dan Persadani FC pada babak 8 besar Open Turnamen PSSI Kota Gunungsitoli memperebutkan Piala Wali Kota 2026, Selasa (28/7/2026). Di balik ketatnya persaingan selama 90 menit, pertandingan tersebut meninggalkan pesan yang jauh lebih berharga daripada sekadar kemenangan, yakni pentingnya menjaga sportivitas dan persaudaraan dalam sepak bola.


    Praktisi Hukum sekaligus Pemerhati Olahraga Talifuso, Afolo Gulo, S.H., CPP, menegaskan bahwa hasil pertandingan merupakan bagian dari kompetisi, sementara nilai sportivitas menjadi fondasi utama yang harus senantiasa dijaga oleh seluruh insan sepak bola.


    "Pertandingan boleh berakhir, tetapi persaudaraan tidak boleh ikut berakhir. Menang dan kalah adalah bagian dari kompetisi, sedangkan sportivitas adalah warisan yang harus kita tinggalkan bagi generasi sepak bola berikutnya," ujar Afolo.


    Menurutnya, duel antara Talifuso FC dan Persadani FC bukan hanya memperlihatkan kualitas permainan kedua tim, tetapi juga menjadi bukti bahwa sepak bola akan terus berkembang apabila seluruh unsur yang terlibat, mulai dari pemain, pelatih, ofisial, perangkat pertandingan, panitia, hingga suporter, memiliki komitmen yang sama untuk menghormati aturan dan menjunjung tinggi nilai fair play.


    Afolo turut menyampaikan apresiasi kepada kedua kesebelasan yang telah menunjukkan semangat juang, disiplin, dan dedikasi tinggi sepanjang pertandingan. Ia menilai laga tersebut menjadi gambaran bahwa sepak bola di Kepulauan Nias memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi lebih profesional apabila dibangun di atas semangat saling menghargai dan kebersamaan.


    Ia juga mengajak seluruh pecinta sepak bola agar menyikapi setiap pertandingan dengan kepala dingin dan sikap yang bijaksana. Perbedaan pendapat, menurutnya, merupakan hal yang lumrah dalam olahraga, namun tidak boleh berkembang menjadi prasangka ataupun tuduhan yang tidak didasarkan pada fakta.


    Menurutnya, duel antara Talifuso FC dan Persadani FC tidak hanya menunjukkan kualitas permainan kedua tim, tetapi juga menjadi bukti bahwa sepak bola akan terus berkembang apabila seluruh unsur yang terlibat—mulai dari pemain, pelatih, ofisial, perangkat pertandingan, panitia, hingga suporter—memiliki komitmen yang sama untuk menghormati aturan dan menjunjung tinggi nilai fair play.


    Afolo turut menyampaikan apresiasi kepada kedua kesebelasan yang telah menunjukkan semangat juang, disiplin, dan dedikasi tinggi sepanjang pertandingan. Ia menilai laga tersebut mencerminkan bahwa sepak bola di Kepulauan Nias memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi lebih profesional apabila dibangun di atas semangat saling menghargai dan kebersamaan.


    Ia juga mengajak seluruh pecinta sepak bola agar menyikapi setiap pertandingan dengan kepala dingin dan sikap bijaksana. Perbedaan pandangan, menurutnya, merupakan hal yang wajar dalam olahraga, namun tidak boleh berkembang menjadi prasangka maupun tuduhan yang tidak berdasarkan fakta.


    "Mari kita membangun budaya sepak bola yang dewasa. Hormati setiap keputusan sesuai ketentuan permainan, sampaikan kritik secara santun dan bertanggung jawab, serta jadikan setiap pertandingan sebagai sarana mempererat persaudaraan, bukan memecah kebersamaan," tuturnya.


    Afolo menambahkan, kemenangan sejati bukan hanya diukur dari jumlah gol yang tercipta, melainkan dari kemampuan seluruh pihak menjaga kehormatan kompetisi. Ketika peluit akhir berbunyi dan rasa saling menghormati tetap terjaga, saat itulah sepak bola telah meraih kemenangan yang sesungguhnya.


    Afolo menambahkan, kemenangan sejati tidak hanya diukur dari jumlah gol yang tercipta, melainkan dari kemampuan seluruh pihak dalam menjaga kehormatan kompetisi. Ketika peluit akhir berbunyi dan rasa saling menghormati tetap terjaga, pada saat itulah sepak bola mencapai kemenangan yang sesungguhnya.


    Semangat juang, penghormatan terhadap aturan, dan persaudaraan yang lahir dari lapangan hijau diharapkan terus tumbuh sebagai fondasi kemajuan  sepak bola di Kepulauan Nias, menuju masa depan yang lebih berkualitas, bermartabat, dan semakin dicintai masyarakat. 


    (Utema Gulo)

    Komentar

    Tampilkan