Dalam kepengurusan periode ini,dr. Zumirda, Sp.B, FINACS, FICS yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim (Umuslim), terpilih secara aklamasi sebagai Ketua IDI Kabupaten Bireuen melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang berlangsung beberapa waktu lalu.
Terpilihnya dr. Zumirda diharapkan menjadi momentum penting bagi penguatan peran IDI sebagai organisasi profesi kedokteran yang tidak hanya menaungi para dokter, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan, pengembangan kompetensi tenaga medis, serta peneguhan nilai-nilai etika dan profesionalisme dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Dengan semangat kepemimpinan yang baru, dr. Zumirda berkomitmen untuk terus memperkuat soliditas organisasi profesi, meningkatkan kualitas sumber daya dokter, serta mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kebutuhan serta kepentingan masyarakat Kabupaten Bireuen.
Komitmen tersebut diharapkan mampu menjadi landasan bagi IDI Kabupaten Bireuen untuk terus berkontribusi secara nyata dalam menjawab berbagai tantangan di bidang kesehatan, sekaligus mempererat sinergi antara tenaga medis, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, merata, dan berkeadilan.
Masyarakat tentu menaruh harapan besar agar pelantikan pengurus IDI Kabupaten Bireuen periode 2026–2029 dapat berlangsung dengan lancar, khidmat, dan sukses sesuai dengan rencana. Lebih dari sekadar seremoni pergantian atau pengukuhan kepengurusan, momentum ini diharapkan menjadi awal dari langkah-langkah nyata dalam mengemban amanah profesi dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.
Sebab, sejatinya, kemuliaan seorang dokter bukan hanya terletak pada ilmu yang dikuasainya, melainkan juga pada ketulusan dalam mengabdi, kejujuran dalam menjalankan profesi, serta kepedulian terhadap setiap nyawa yang dipercayakan kepadanya.
“Jabatan adalah amanah, ilmu adalah tanggung jawab, dan pengabdian adalah kehormatan. Sebab, sebesar apa pun ilmu yang dimiliki, nilainya akan semakin luhur ketika digunakan untuk menyelamatkan kehidupan dan menghadirkan harapan bagi sesama.”
(Hendra)


%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









