Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPC PKB OKU Selatan, Andrian Gama, seluruh kader partai, Wakil Bupati OKU Selatan, serta perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara partai, pemerintah daerah, dan seluruh elemen kader dalam membangun arah politik ke depan.Dalam musyawarah tersebut, sebanyak enam nama diusulkan sebagai calon anggota dewan. Keenam calon ini nantinya akan ditentukan dan diputuskan oleh pihak provinsi Sumatera Selatan sebagai bagian dari proses penjaringan yang lebih lanjut.
Acara ini secara resmi dibuka oleh Ketua Umum PKB Provinsi Sumatera Selatan, yang dalam sambutannya menyampaikan amanat dari Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa musyawarah cabang bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum penting untuk menentukan kader-kader terbaik yang benar-benar bekerja untuk rakyat.
“Musyawarah ini bukan hanya memilih, tapi menentukan siapa yang benar-benar bergerak dan hadir di tengah masyarakat. Kader PKB tidak boleh hanya muncul saat pemilu, tetapi harus menjadi bagian dari kehidupan rakyat setiap hari,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya politik pelayanan yang nyata dan langsung dirasakan masyarakat, meskipun dalam skala kecil. Menurutnya, kerja kecil yang berdampak jauh lebih berarti dibandingkan janji besar yang tidak pernah terealisasi.
Selain itu, kader PKB juga dituntut untuk mengedepankan politik keteladanan, di mana sikap dan perilaku sehari-hari menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik. Tak kalah penting, ia menegaskan bahwa PKB harus berani menjadi pemimpin, bukan sekadar pengikut dalam dinamika politik.
“Pemimpin bukan yang paling keras suaranya, tetapi yang paling jelas arah dan berani bertanggung jawab,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kerja partai harus berjalan di tiga lini utama, yakni penguatan struktur organisasi, pergerakan nyata di tengah masyarakat, serta kemampuan menyampaikan kerja-kerja partai kepada publik, terutama di era digital saat ini.
Dalam kesempatan itu juga disampaikan pentingnya kaderisasi sebagai fondasi utama kekuatan partai.
Kaderisasi disebut sebagai “jantung ideologi” yang harus terus dijaga dan dikembangkan secara berjenjang, mulai dari tingkat bawah hingga pusat.
Menutup pidatonya, ia mengingatkan bahwa kemenangan pada Pemilu 2029 harus mulai dipersiapkan dari sekarang, melalui kerja nyata dan kepercayaan masyarakat.
“Pemilu tidak dimulai nanti, tapi dimulai hari ini. Kemenangan lahir dari kepercayaan, dan kepercayaan lahir dari kerja nyata,” pungkasnya.
Musyawarah ini diharapkan menjadi langkah strategis bagi PKB OKU Selatan dalam memperkuat barisan, menyiapkan kader terbaik, serta meningkatkan peran partai dalam pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat.
(Awaludin)





.jpg)



