Korban diketahui bernama Hato’ogo Gulo alias A. Gerwin Gulo (43), warga Desa Sisobambowo. Korban meninggal dunia setelah tertimpa pohon kelapa yang tumbang akibat terpaan angin kencang.
Pj. Kepala Desa Sisobambowo menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Sawah Lato, wilayah Desa Sisobambowo, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, saat hujan deras dan angin kencang melanda wilayah tersebut, sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpa korban.
“Pohon kelapa tersebut tumbang akibat angin kencang dan menimpa korban. Kejadian berlangsung di Sawah Lato, Desa Sisobambowo,” jelas Pj. Kepala Desa Sisobambowo saat memberikan keterangan terkait kronologis peristiwa tersebut.
Setelah mengetahui adanya kejadian tersebut, Pj. Kepala Desa Sisobambowo segera melakukan koordinasi dan menghubungi pihak Polsek Mandrehe, tenaga medis, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias Barat untuk meminta bantuan dan mempercepat penanganan di lokasi.
Langkah cepat tersebut dilakukan agar korban dapat segera mendapatkan penanganan medis serta memastikan proses evakuasi dan penanganan di lokasi dapat dilakukan secara terkoordinasi. Informasi kejadian juga segera diteruskan kepada pihak-pihak terkait untuk mendukung penanganan awal.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kabupaten Nias Barat telah melakukan pemantauan dan menurunkan tim ke lokasi untuk melaksanakan asesmen serta mengumpulkan data terkait dampak kejadian.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia. Sementara itu, dampak lain akibat hujan deras dan angin kencang masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
BPBD Kabupaten Nias Barat mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan lebat yang disertai angin kencang. Warga diminta menghindari aktivitas maupun berteduh di bawah pohon besar, pohon kelapa, atau pohon yang berpotensi tumbang.
Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pemerintah desa atau pihak berwenang apabila menemukan pohon yang dinilai membahayakan. Kewaspadaan dan respons cepat menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko serta mencegah jatuhnya korban akibat cuaca ekstrem.
(Utema Gulo)







