• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Viral! Faty War Buka Suara soal Status di Kominfo Nias Barat dan Ungkap Dugaan Permintaan Uang hingga Rp2 Juta Padanya

    Friday, September 11, 2026, 07:53 WIB Last Updated 2026-09-11T00:53:55Z

    NIAS BARAT - Sebuah pernyataan terbuka yang diunggah melalui akun Facebook Faty War dan mengatasnamakan SrikandiNews Nias Barat menjadi perhatian dan viral di media sosial. Pernyataan bertanggal 9 September 2026 tersebut berisi mengenai status Faty War serta pengalamannya terkait dugaan permintaan sejumlah uang oleh oknum pegawai di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Nias Barat.


    Dalam pernyataannya, Faty War dengan tegas membantah informasi yang menyebut dirinya dipecat dari Dinas Kominfo Nias Barat.


    “Dengan tegas, saya atas nama Faty War, menyatakan kepada seluruh masyarakat bahwa saya bukan dipecat dari Dinas Kominfo Nias Barat.”

    Ia menyebut klarifikasi tersebut disampaikan karena adanya informasi yang berkembang di tengah masyarakat mengenai status dirinya.


    Hal yang kemudian menjadi sorotan dalam unggahan tersebut adalah pengakuan Faty War mengenai adanya permintaan sejumlah uang yang disebut terjadi ketika penerimaan gaji pada bulan Desember tahun lalu.


    Menurut Faty War, dirinya mengaku pernah diminta uang oleh salah seorang oknum pegawai Dinas Kominfo. Awalnya, kata dia, jumlah yang diminta sebesar Rp1 juta, kemudian saat penerimaan gaji disebut berubah menjadi Rp2 juta. Namun, Faty War menyatakan tidak memenuhi permintaan tersebut.


    Ia berpendapat bahwa dirinya berhak menerima gaji atas pekerjaan dan pengabdian yang telah dilakukannya bersama rekan-rekan di media SrikandiNews.


    Dalam pernyataan berikutnya, Faty War mengaitkan persoalan tersebut dengan proses penerimaan atau pendataan media yang disebut berlangsung beberapa bulan lalu.


    Ia menduga namanya tidak lagi tercantum atau tercecer dalam pendataan tersebut karena dirinya tidak memenuhi permintaan uang sebagaimana yang diungkapkannya.

    Namun demikian, dugaan tersebut masih merupakan pernyataan dari pihak Faty War dan memerlukan klarifikasi serta verifikasi dari pihak yang disebut maupun instansi terkait.


    Faty War juga menegaskan bahwa keberadaan dan pengabdiannya bersama SrikandiNews Nias Barat disebut telah diketahui oleh Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M.


    Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyatakan berhenti berjuang hanya karena persoalan yang disampaikannya tersebut.


    “Saya hanya ingin menyampaikan apa yang saya alami dan meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat,” demikian inti penegasan dalam pernyataan terbuka tersebut.


    Unggahan tersebut kemudian menjadi perhatian karena tidak hanya menyangkut persoalan status seseorang, tetapi juga memunculkan dugaan adanya permintaan uang dalam lingkungan pemerintahan yang dikaitkan dengan pendataan media di Dinas Kominfo Kabupaten Nias Barat.


    Jika dugaan tersebut benar, persoalan tersebut tentu perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut transparansi, profesionalisme pelayanan pemerintahan, serta hubungan antara pemerintah daerah dengan insan pers.


    Sebaliknya, apabil

    a terdapat informasi yang tidak tepat, pihak-pihak yang disebut dalam pernyataan tersebut juga memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab, sehingga persoalan tidak berkembang menjadi kesimpulan sepihak di tengah masyarakat.


    Hingga berita ini disusun, isi pemberitaan ini mengacu pada pernyataan terbuka yang diunggah Faty War melalui akun Facebook sebagaimana terlihat dalam unggahan yang beredar. Juga, awak media akan berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak Dinas Kominfo Nias Barat. 

    (Utema Gulo)

    Komentar

    Tampilkan