• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Naik Kelas! Kelompok Wanita Tani Tangerang Kini Jago Pemasaran Digital Berbasis AI

    Wednesday, July 29, 2026, 16:03 WIB Last Updated 2026-07-29T09:03:26Z

    TANGERANG – Dinas Pertanian Provinsi Banten menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan dan Pengembangan Pelaku Usaha Peternakan bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) di Aula Sekolah Alam Cukanggalih, Ciakar, Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (28/7/2026). 


    Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha peternakan melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung pemasaran produk bernilai tambah.

    Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten yang diwakili oleh Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Muda, Dewi Ratnawati, menegaskan bahwa optimalisasi pemanfaatan sarana hasil peternakan menjadi langkah penting dalam mendorong keberlanjutan usaha, khususnya bagi kelompok yang telah menerima bantuan alat produksi.


    Menurut Dewi, pelatihan AI bukanlah akhir dari proses pembinaan, melainkan awal dari lompatan besar bagi Kelompok Wanita Tani untuk meningkatkan daya saing usaha.


    "Kami optimistis dengan menguasai pemanfaatan AI, para pelaku UMKM dapat bekerja lebih efisien, mulai dari proses produksi hingga pemasaran, sekaligus mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Jadikan teknologi sebagai sahabat untuk membawa produk lokal naik kelas, mandiri, dan mampu bersaing secara global," ujarnya.


    Dewi mengungkapkan, pemilihan narasumber dilakukan secara selektif mengingat mayoritas peserta merupakan ibu-ibu yang sebelumnya belum akrab dengan teknologi digital. Namun melalui metode penyampaian yang sederhana, interaktif, dan disertai praktik langsung menggunakan telepon genggam, seluruh peserta mampu mengikuti materi dengan baik.


    "Awalnya hampir setengah peserta mengaku bingung bahkan pusing mendengar istilah AI. Tetapi setelah dipandu langkah demi langkah, mereka berhasil membuat flyer promosi sendiri dan merasa bangga dengan hasil karya yang dihasilkan," katanya.


    Sementara itu, Pengelola Data Pascapanen Dinas Pertanian Provinsi Banten, Aditya Permana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan strategi pemasaran produk peternakan bernilai tambah agar pelaku usaha yang tergabung dalam KWT mampu bersaing di pasar yang lebih luas.


    Materi utama disampaikan oleh Laura Irawati, Direktur PT PIWKU Inkubator Bisnis, yang telah berpengalaman mendampingi berbagai Kelompok Wanita Tani binaan Dinas Pertanian Provinsi Banten. Selain membahas strategi pemasaran, Laura juga memandu peserta mempraktikkan pembuatan desain promosi menggunakan teknologi AI.

    Laura mengapresiasi antusiasme seluruh peserta selama mengikuti pelatihan.


    "Pemanfaatan AI mampu meningkatkan efisiensi waktu, menghemat biaya produksi materi promosi, serta menghasilkan konten yang lebih personal sesuai kebutuhan pasar," jelasnya.


    Ia menambahkan, pelatihan ini menjadi implementasi perdana ilmu yang diperolehnya melalui Sertifikasi SKKNI Skema Digital Marketing Berbasis AI dari Kementerian UMKM RI.


    Keberhasilan peserta mengikuti praktik AI turut disaksikan oleh Rahmalia Astriani bersama perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang. Mereka menilai perkembangan teknologi digital kini semakin mudah diadopsi, bahkan oleh kelompok masyarakat yang sebelumnya belum terbiasa menggunakan teknologi.


    Menurut perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, program edukasi seperti ini perlu diperluas agar semakin banyak ibu rumah tangga dan pelaku UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana meningkatkan nilai jual produk.


    Salah satu peserta, Nia, produsen donat kentang bermerek DOTANG, mengaku senang karena proses pembuatan materi promosi menggunakan AI ternyata jauh lebih mudah setelah mendapatkan pendampingan.


    Aditya Permana menambahkan, pemanfaatan teknologi digital diharapkan mampu menjadikan anggota KWT tidak hanya terampil mengolah hasil pertanian dan peternakan, tetapi juga cerdas membaca tren pasar serta memperluas jaringan pemasaran secara digital.


    Bimtek ini diikuti 32 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai Kelompok Wanita Tani di Kabupaten Tangerang, di antaranya KWT Agria Lestari, KWT Wijaya Kusuma, KWT Anggrek 2, KWT Taman Lestari, KWT Anggrek Mauk, KWT Kurma Asri, KWT Tani Agro Usaha Bersama, KWT Crysan Nine, KWT Barokah Pasar Kemis, KWT Seroja Indah, Kelompok Sri Juana Makmur, KWT Medales, serta KWT Barokah Sindang Jaya.


    Melalui kegiatan ini, Dinas Pertanian Provinsi Banten berharap para pelaku usaha peternakan berbasis Kelompok Wanita Tani mampu meningkatkan daya saing produk lokal melalui pemasaran digital yang lebih modern, mandiri, dan berkelanjutan.

    Komentar

    Tampilkan