LANGKAT - Badan kemakmuran Mesjid ( BKM)Ubudiyah Pangkalan Berandan mengadakan Tabligh Akbar dalam memperingati Nuzulul Qur'an 1447H)2026 H sekaligus pemberian santunan kepada 110 orang anak yatim, dan 100 orang kaum Dhuafa, yang di laksanakan di Mesjid Ubudiyah, Jum'at (6/3/26).
Ketua BKM Mesjid Ubudiyah P.Berandan H Hakim ketika memberikan kata sambutanya mengatakan apresiasi kepada Foroimcam Babalan, Bapak Ibu yang hadir dalam acara Nuzulul Qur'an 1447. Khusus pada Ibu ibu jamaah yang menghidupkan Mesjid .
Acara ini juga mencakup pemberian santunan kepada 110 anak Yatim dan 100 orang kaum Dhuafa yang dana berasal dari berbagai sumber termasuk PT Pertagas dan uang Kas Mesjid Ubudiyah.Rangkaian acara yang sudah di laksanakan termasuk sholat Maghrib,isya,taraweh dan zikir berjamaah.
Lebih lanjut H.Hakim memaparkan santunan untuk anak yatim sejogyanya pemberian santunan untuk 100 orang bertambah menjadi 110 masing masing menerima Rp 300.000/ orang jadi total dana sebesar Rp 3300.000 .Selain pemberian santunan kepada anak yatim,santunan juga di berikan kepada kaum dhuafa sebanyak 100 orang masing masing menerima Rp 100.000 / orang,jelas H.Hakim
Sementara Kepala Pemerintahan Kecamatan Babalan H.Irham Efendi,SAg ketika memberikan kata sambutannya , mengatakan peringatan Nuzulul Qur'an ,menekan pentingnya Alquran sebagai pegangan hidup dan sumber energi baru untuk menjadikan kota Berandan menjadi kota bahagia
Dalam kesempatan tersebut Irham membeberkan beberapa pandangan tentang profil penceramah Sampai rencana tata ruang kita Berandan seperti infratruktur,,ruang terbuka hijau dan pertemuan dengan beberapa tokoh untuk Pembangunan Berandan kota bahagia
Ustad Prof DR Mustafa Kamal Rokan ketika menyampaikan Tablighnya mengkonfirmasi soal Nuzul Quran bukan peristiwa biasa bukan hanya sekedar peringatan tapi peringatan Nuzulul Qur'an ini adalah siapa Allah ketika Allah menurunkan kitab sucinya untuk menjadikan umat menjadi bangsa yang baik.
Diturunkan Alquran adalah kalam Allah perkataan Allah waktu 30 just ,114 surat, dan tidak bisa di angkat orang satu huruf yang mampu hanya malaikat Israfil di tunjuk dari Allah Subhana wataala .
Lebih lanjut Ustad Mustafa Kamal Rokan memaparkan lagi ada tiga hal yang saya sampaikan pertama Kalam Allah sebagian bacaan sedikit bahwa Kalam Allah ini sebagai petunjuk ,Kalam Allah sebagai pesan .Alquran itu berada pada orang yang menggunakannya yang artinya bacaannya.
Pertama harus kita jelas membacanya,harus mengerti bacaanya mengapa kata ustad Rokan karena survey dari Kementerian agama setengah umat Islam tidak bisa membaca Alquran .
Hasil survey dari Kementerian agama, saat ini setengah umat Islam Indonesia tidak bisa membaca Alquran, maka fokus kita adalah pastikan kita dan generasi kita adalah orang baik .Dan jangan pernah sekali kaki dianggap sudah selesai ,kita ambil contoh orang sholat banyak ketika sholat rukun sholatnya salah
Membaca Alquran itu Fardu Ain wajib hukumnya kita membaca alquran, apabila kita tidak membaca Alquran akan bermasalah sholatnya .Tetapi apabila kita membaca Alquran dengan baik itu hukumnya fardhu ain.
Dengan peringatan Nuzulul Qur'an ini pastikan kita diri kitabtidak pernah berhenti belajar Alquran,apalgi anak anak kita.Sufah saatnya kita Berandan tercinta ini programnya harus jalan.Bagaimana anak anak kita harus bisa membaca Alquran.
Kita harus wujudkan habis mahgrib tidak ada cerita pastikan anak anak Berandan ini bagus bacaannya. Karena krisisnya bacaanya karena setengah umat Islam tidak bisa membaca Alquran dengan bagus. kalau tak bisa maka kita termasuk orang orang yang kalau
Nabi Muhammad berkata yang kalau di artikan ya Rabb sesungguhnya umatku tidak peduli ( Open,) dengan Alquran ,lalai dengan Alquran .Untuk membeli Quran ini berhutangpun jadi .Orang Berandan untuk generasinya harus all out untuk bisa belajar membaca Alquran karena Alquran ini adalah sumber segala kenikmatan dan kemuliaan hidup,terang Ustad Rokan.
Siapapun orangnya yang lengket dengan Alquran kata Allah' pasti ku Muliakan .Kota Mekah dan Madinah di muliakan Allah karena di tempat itu Alquran di turunkan.Dari membaca alquran saja kemudian hidup itu ada .
Kedua kalau Alquran hanya sampai bacaan saja maka Al-Qur'an tidak bisa menjadi petunjuk padahal Alquran sebagai kita petunjuk .Oleh sebab itu umat Islam menyelesaikan bacaan Alqurannya harus mengerti membaca maknanya .
Kitab in ku turunka sebagaimana tercantum dalam surat Isra ayat 29 menyatakan Alquran sebagai petunjuk bagi orang orang yang beriman yang selalu membaca Alquran .Ayat Alquran itu mudah untuk di pahami .
Ketika membaca bukan untuk orang tetapi bacaan tersebut untuk kita .ketika membaca masukan ke dalam hati .Dengan membaca Alquran hati menjadi tenang seolah olah Allah dekat dengan kita maka akan ada kebaikan kebaikan yang akan kita kerjakan.
Alquran tidak bisa menjadi petunjuk karena kita tidak membaca dan memahami artinya .Maka mulai malam ini tahun depan kita harus pahami artinya Sampai selesai.Jika tidak maka Alquran sulit menjadi petunjuk bagi umatnya. Tegas Ustad Mustafa Kamal Rokan.
Turut hadir Kepala pemerintahan Kecamatan Babalan Irham Efendi, SAg, mewakili Kapolsek P. Berandan, Dan Ramil 13 Babalan, KUA Babalan, MUi Babalan Ketua BKM Mesjid Ubudiyah, OKP/ Ormas, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pers.
(Adam)







