-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Banyuasin

    Sports

    Di Duga Jauh Dari Standar, Pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Pakuan Aji Di Protes Ketua Koperasi

    Monday, March 16, 2026, 21:22 WIB Last Updated 2026-03-16T14:22:58Z

    LAMPUNG TIMUR - Pembangun koperasi desa merah putih di desa Pakuan Aji kecamatan Sukadana Lampung Timur di protes oleh ketua koperasi  menurut ketua koperasi pembangunan tersebut terindikasi jauh dari standar.

     

    Hal itu seperti yang di ungkapkan oleh Joko ketua koperasi desa merah putih desa Pakuan Aji kecamatan Sukadana , Lampung Timur saat di temui beberapa media di lokasi pembangunan.


    " Menurut kami pembangunan ini belum sesuai dengan standar pembangunan mas, pemasangan kramik tidak rata dan plafon terlalu rendah", Cetus Joko ke media


    " Flapon itu standar jarak dari lantai minimal 250 cm ,tapi paktanya ketinggian ini hanya berkisar 247 cm terlebih pemasangan kramik lantai tidak merata", tambahnya


    Ketika di singgung terkait Anggaran Joko mengatakan tidak tahu pasti jumlah anggaran yang di gunakan karena tidak pernah di ajak diskusi terkait anggaran.


    " Kalo anggaran kami selaku ketua koperasi tidak pernah di ajak diskusi, kami hanya mendengar selentingan dari luar berkisar antara 1,1 Milyar sampai 1,6 milyar , kalo sampean mau tahu pasti silahkan hubungi pengawasnya mas ,Heri karena dia yang sering datang kesini dan mengatakan dia adalah pengawas", tambah Joko


    Joko juga berharap pihak terkait bisa memperbaiki kembali pembangunan yang tidak sesuai ,dia juga berharap di ajak diskusi dalam hal pembanguna


    ketika media menghubungi konsultan pengawas ,Heri yang di maksud oleh ketua koperasi , media belum mendapatkan informasi yang jelas.


    " Kalo memang tidak sesuai itukan belum serah terima mas, kalo tidak sesuai setelah lebaran akan kami perbaiki", ucap heri


    Ketika di singgung terkait tugas sebagai Konsultan pengawas Heri berdalih bahwa sebenarnya dia bukan pengawas asli dan hanya sebatas membantu.


    "Aslinya bukan saya mas saya hanya membantu, nanti saya telvon pak kades dan ketua koperasinya ", ucap Heri.


    Dari pernyataan tersebut tentu publik di buat tidak mengerti siapa yang bertanggungjawab jawab dengan pembangunan .


    Seyogyany semua pembangunan yang bersumber dari uang yang notabene uang negara yang bersumber dari pajak rakyat selain mengutamakan kualitas juga wajib dikelola secara transparan.


    Sampai berita ini diterbitkan belum ada penjelasan secara resmi dari pihak terkait.


    Publik menanti penjelasan resmi dan siapa yang bertanggung jawab. Transparansi dan kualitas pembangunan sangat penting terutama jika menggunakan uang negara. 


    (Iman)

    Komentar

    Tampilkan