Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapat motivasi untuk berkarya sekaligus menerima bantuan berupa paket sembako dan santunan uang tunai dari para donatur.
Kegiatan ini diikuti puluhan penyandang disabilitas dari berbagai lingkungan di wilayah Kelurahan Ciwaduk. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, acara tersebut juga bertujuan mendorong para penyandang disabilitas agar tetap percaya diri dan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki.
Lurah Ciwaduk, Nurul Hadiyati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program perdana yang digelar pemerintah kelurahan dengan melibatkan penyandang disabilitas yang telah didata melalui RT dan RW.
“Alhamdulillah hari ini kami Pemerintah Kelurahan Ciwaduk mengadakan Gebyar Ramadan khusus untuk para penyandang disabilitas. Data peserta kami peroleh dari para ketua RT dan RW, baik yang tuna netra, tuna rungu maupun jenis disabilitas lainnya,” kata Nurul.Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 55 penyandang disabilitas yang telah terdata di wilayah Kelurahan Ciwaduk. Namun pihaknya masih terus melakukan pendataan untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat.
“Kami masih terus menghimpun data nama, usia dan jenis disabilitasnya agar bisa kami sampaikan kepada pihak-pihak yang berwenang sehingga mereka juga mendapat perhatian dan kesempatan untuk berkarya,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga mendapat motivasi dari Ketua Banten Creativity Disability (BCD), Muhammad Fajri, yang berbagi pengalaman sekaligus mendorong penyandang disabilitas agar terus mengembangkan potensi yang dimiliki.
Nurul berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk membangun ruang yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas di lingkungan masyarakat.
“Harapan kami kegiatan ini bukan yang pertama dan terakhir. Ini kegiatan perdana yang ke depan akan kami lakukan secara berkelanjutan agar mereka bukan hanya menjadi objek, tetapi juga subjek yang mampu berkarya tanpa batas,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, termasuk para donatur dari kalangan pengusaha dan masyarakat.
“Alhamdulillah kegiatan ini non-budget dari pemerintah kelurahan dan terlaksana berkat dukungan para donatur, baik pengusaha maupun masyarakat yang peduli,” ujarnya.
Nurul menambahkan, penyandang disabilitas juga memiliki potensi besar untuk berprestasi. Bahkan salah satu warga dari Lingkungan Temu Putih, Handayani, baru saja meraih medali emas di ajang internasional.
“Ini membuktikan bahwa penyandang disabilitas juga memiliki potensi dan prestasi yang membanggakan,” katanya.
Sebagai rangkaian kegiatan Ramadhan, pihak kelurahan juga akan melanjutkan kegiatan dengan pembagian takjil kepada masyarakat di wilayah Kepodang pada sore hari.
Sementara itu, Ketua Banten Creativity Disability (BCD), Muhammad Fajri, mengapresiasi Pemerintah Kelurahan Ciwaduk yang telah memberikan ruang dan perhatian kepada penyandang disabilitas melalui kegiatan tersebut.
“Saya berharap kehadiran saya di sini dapat memberikan semangat dan motivasi bagi teman-teman penyandang disabilitas agar terus berkarya dan mandiri. Kita setara dengan masyarakat lainnya,” kata Fajri.
Ia menjelaskan, komunitas BCD saat ini beranggotakan sekitar 15 orang penyandang disabilitas yang aktif berkarya di berbagai bidang, mulai dari pijat terapi, tata rias, kuliner hingga menjadi konten kreator di media sosial.
“Harapannya teman-teman disabilitas bisa menemukan potensi mereka dan mandiri secara ekonomi di tengah masyarakat,” ujarnya. (Vie)






