-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Banyuasin

    Sports

    Pemkab Pemalang Menggelar Rakor Kades dan Lurah Se-kabupaten Pemalang Guna Menyelaraskan Perencanaan Pembangunan Daerah

    Friday, March 13, 2026, 08:50 WIB Last Updated 2026-03-13T01:50:51Z

     

    PEMALANG - Kepala Dinpermasdes Andri Adi melaporkan, bahwa Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten tersebut bertujuan untuk menciptakan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Pemalang dan Pemerintah Desa/Kelurahan dalam merencanakan, melaksanakan serta mengevaluasi kegiatan pemerintahan, pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.


    Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan desa dan kelurahan dengan perencanaan pembangunan daerah guna mendukung tercapainya visi dan misi Kabupaten Pemalang.


    "Adapun peserta yang diundang dalam kegiatan tersebut berjumlah 276 orang yang terdiri dari Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, para Asisten Sekda dan Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian Setda, Camat serta Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Pemalang", hal tersebut disampaikan Andri Adi saat acara Rapat Koordinasi Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Pemalang di Pendopo Kabupaten. Kamis (12/3/2026).


    Kegiatan rakor diisi dengan paparan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tegal oleh Muhammad Ridho terkait pengelolaan Dana Desa Tahun 2026, serta paparan dari Teguh Iman Santoso dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Pemalang mengenai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.




    Dalam hal ini Bupati Pemalang Anom Widiyantoro didampingi Kepala Dinpermasdes Andri Adi menyerahkan Penghargaan Rhapsodi kepada enam desa pemenang Lomba Desa/Kelurahan. Serah terima penghargaan dilakukan dalam Rapat Koordinasi Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Pemalang di Pendopo Kabupaten.


    Selanjutnya secara berturut-turut, Penganugerahan Penghargaan Rhapsodi diserahkan Bupati kepada pemenang pertama Lomba Desa/Kelurahan Bersih yaitu Desa Penggarit yang meraih skor 3525 dan memperoleh bantuan keuangan sebesar Rp.200 juta. Disusul Juara kedua diraih Desa Kebanggan dengan skor 3015 yang mendapatkan bantuan Rp150 juta dan juara ketiga diraih Desa Beluk dengan skor 2835 yang memperoleh bantuan Rp.100 juta.


    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anom menyampaikan apresiasi kepada Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kabupaten Pemalang yang telah memaparkan materi terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia meminta seluruh Kepala Desa agar memberikan perhatian penuh terhadap pelaksanaan sensus tersebut.


    Pada kegiatan yang sama, Bupati Anom juga menyerahkan Keputusan Bupati tentang Desa Wisata Tahun 2026 kepada lima desa di Kabupaten Pemalang sebagai upaya mendorong pengembangan potensi desa sekaligus memperkuat sektor pariwisata berbasis masyarakat.


    Menurutnya, seluruh warga tanpa terkecuali, baik usia muda, lanjut usia maupun penyandang disabilitas perlu didampingi agar dapat berpartisipasi dalam sensus ekonomi nasional tahun 2026. Ia menegaskan,, sensus tersebut merupakan upaya pendataan seluruh warga negara yang hasilnya akan menjadi dasar pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan ke depan.


    “Data dari sensus ekonomi ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan, penyaluran bantuan kerja yang lebih tepat sasaran serta menjadi acuan pemerintah daerah dalam menentukan lokus pembangunan secara lebih akurat,” ujar Anom.


    Data tersebut, seperti dituturkan Anom nantinya juga dapat dipadukan dengan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Terkait itu Ia meminta seluruh Kepala Desa dan kecamatan untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan sensus di lapangan bersama BPS.


    Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa karena pembangunan daerah pada dasarnya dimulai dari desa, sekaligus menjadi ujung tombak pelaksanaan berbagai program pemerintah.


    (Eko B Art).

    Komentar

    Tampilkan