BANTEN – Peristiwa laka laut terjadi di kawasan Pesisir Pantai Karang Seke, Desa Muara, Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten. Seorang anak dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya terseret arus saat berenang bersama teman-temannya. Sabtu (07-03-2026)
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari MUP Binuangeun, kejadian bermula pada Jumat, 6 Maret 2026 sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu empat orang anak datang ke Pantai Karang Seke dan berenang tanpa pengawasan orang tua. Keempat anak tersebut diketahui merupakan warga Kampung Harapan, Desa Muara Binuangeun, yang lokasinya tidak jauh dari pantai.
Sekitar pukul 13.15 WIB, tiga anak yang sedang berenang tiba-tiba terseret arus laut hingga menyebabkan mereka tenggelam. Salah satu anak bernama Hasan kemudian berlari meminta bantuan kepada masyarakat sekitar dan sempat pulang memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarganya.
Mendapat laporan tersebut, seorang petugas Balawista bernama Riko bersama masyarakat yang berada di sekitar lokasi segera melakukan upaya penyelamatan serta evakuasi terhadap para korban.
Tim SAR gabungan bersama masyarakat kemudian melakukan pencarian dengan menyisir sepanjang pesisir pantai karena salah satu korban masih dinyatakan hilang.
Pada Sabtu, 7 Maret 2026 sekitar pukul 05.30 WIB, seorang nelayan melihat benda terapung tidak jauh dari lokasi kejadian. Setelah didekati, benda tersebut diketahui merupakan tubuh seorang anak yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Korban diketahui bernama Aceng (7 tahun) dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD). Selanjutnya korban dievakuasi ke rumah duka. Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan.
Adapun identitas para korban dalam kejadian tersebut yaitu:
-Hasan (7 tahun) – Selamat
-Oki (9 tahun) – Selamat
-Tisna (8 tahun) – Selamat
-Aceng (7 tahun) – Meninggal Dunia (MD)
Saksi dalam kejadian tersebut di antaranya:
-Riko (38 tahun), petugas Balawista, warga Muara Binuangeun
-Salma (30 tahun), ibu rumah tangga, keluarga korban
Dengan telah ditemukannya korban yang hilang, operasi pencarian oleh Tim SAR gabungan resmi dinyatakan ditutup.
Dalam penanganan kejadian tersebut, petugas telah melakukan beberapa tindakan di antaranya mendatangi lokasi kejadian, berkoordinasi dengan pihak keluarga korban, membuat laporan informasi, serta melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan.
Adapun instansi yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban antara lain:
•MUP Binuangeun
•Posal Binuangeun
•BASARNAS Kabupaten Lebak
•BPBD Provinsi Banten
•BPBD Kabupaten Lebak
•Relawan dan masyarakat setempat.
(Ijonk)







