Seminar ini menjadi wadah bagi para peserta untuk mempresentasikan rancangan program strategis yang akan diterapkan di sekolah masing-masing, sebagai bentuk kesiapan dalam menjalankan peran kepemimpinan yang inovatif dan adaptif.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, H. Heni Anita Susila, menyampaikan apresiasi atas komitmen para peserta yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian diklat.
“Seminar ini merupakan bagian dari program direktorat sebagai bentuk implementasi pasca pelatihan. Kami berharap seluruh program yang disusun dapat memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi sekolah masing-masing, tetapi juga bagi lingkungan pendidikan di sekitarnya,” ujarnya.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan melalui inovasi berbasis kebutuhan sekolah.
Sebagai bentuk dukungan, dinas menyediakan program pendampingan dan pembinaan melalui pengawas sekolah yang telah menjadi fasilitator nasional sebagai mentor. Selain itu, dukungan juga diberikan dalam bentuk penyediaan data, informasi, serta kebijakan yang selaras dengan program yang dirancang.
Adapun tindak lanjut dari kegiatan ini, para kepala sekolah diharapkan dapat mendiseminasikan serta mengimplementasikan proyek yang telah disusun kepada seluruh warga sekolah dan lingkungan sekitarnya. Program tersebut diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Cilegon.
Hasil seminar dan proposal peserta akan dikumpulkan paling lambat 20 Mei 2026 ke BPTK Provinsi Banten sebagai syarat penerbitan sertifikat calon kepala sekolah.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan kepemimpinan sekolah yang transformasional, profesional, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.






.jpg)



