KETAPANG,-Suara sirine perang menggema memecah keheningan di Markas Komando Pangkalan TNI AL (Lanal) Ketapang, menandai dimulainya puncak Uji Terampil Glagaspur P1-P2 yang digelar selama dua hari, pada 9 hingga 10 April 2026 oleh Tim Komando Latihan (Kolat) Koarmada RI.
Kegiatan ini merupakan tahap akhir dari rangkaian latihan intensif yang telah dilaksanakan oleh seluruh prajurit Lanal Ketapang selama kurang lebih satu bulan, baik melalui materi teori (tertulis) maupun praktik lapangan.
Kolat Koarmada RI memberikan penilaian serta evaluasi secara objektif terhadap setiap aspek latihan yang dilaksanakan.
"Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa standar kemampuan prajurit tetap terjaga dan terus meningkat sesuai tuntutan tugas" ujar Wakatim dalam sambutannya.
Dengan penuh semangat dan disiplin tinggi, para prajurit Ksatria Jala Adiguna menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam setiap materi yang diujikan, mulai dari kesiapsiagaan tempur (pertahanan pangkalan) penanganan keadaan darurat (Peran kebakaran), keterampilan dasar Prajurit (tali temali, peluit, proskom, dan bongkar pasang Senjata), PUDD Khas Angkatan Laut, Peraturan Baris Berbaris, Persemayaman dan pemakaman militer, Penanggulangan Huru hara, hingga kemampuan Menembak laras panjang dan Pistol serta kemampuan renang militer.
Komandan Lanal Ketapang Letkol Laut (P) Avif Hidayaturohman,.S.T., M. Tr. Opsla menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar evaluasi, melainkan sarana untuk mengasah naluri tempur, meningkatkan soliditas, serta memastikan setiap prajurit siap menjalankan tugas negara kapan pun dibutuhkan.
“Melalui Uji Terampil Glagaspur ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh prajurit memiliki kesiapan optimal, baik secara fisik, mental, maupun profesionalisme. Ini adalah bagian dari komitmen kita dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut,” tegasnya.
Selama dua hari pelaksanaan, berbagai dinamika latihan berhasil dilalui dengan baik, mencerminkan kesiapan dan dedikasi tinggi seluruh prajurit Lanal Ketapang. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa prajurit TNI AL senantiasa siap siaga dalam menghadapi setiap tantangan tugas.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan seluruh prajurit Lanal Ketapang semakin siap, tangguh, dan profesional dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia. Suara sirine yang menggema bukan sekadar tanda dimulainya latihan, namun menjadi simbol kesiapsiagaan tanpa henti prajurit Jalasena yang selalu siap menjawab panggilan tugas negara.
Sementara itu, Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) XII Pontianak Laksamana Muda TNI Sawa, S.E., M.M., CIQaR dalam pesannya menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan Uji Terampil Glagaspur P1-P2 ini harus menjadi momentum untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit.
Dankodaeral XII menyampaikan bahwa setiap prajurit harus mampu menguasai tugas dan tanggung jawabnya secara menyeluruh, serta memiliki kepekaan terhadap dinamika ancaman di wilayah perairan yang terus berkembang.
“Latihan ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan kebutuhan mutlak dalam membentuk prajurit yang tangguh, responsif, dan profesional. Jadikan setiap materi yang telah dilaksanakan sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” pesannya. (Pen_lanalktp)
(Jailani)






.jpg)



