Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan seminar yang menghadirkan unsur industri dan legislatif daerah.
Dalam kesempatan itu, Koordinator Presidium MD KAHMI Kota Cilegon, Masduki, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. Ia mengapresiasi kerja keras panitia yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan pelantikan sekaligus forum diskusi strategis dengan melibatkan pihak industri, termasuk PT Krakatau Steel, serta perwakilan DPRD Provinsi.
Menurut Masduki, amanah yang diberikan kepadanya sebagai Koordinator Presidium bukanlah tanggung jawab individu, melainkan kerja kolektif seluruh kader dan alumni HMI. Ia menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak cukup hanya dengan wacana, tetapi harus diwujudkan melalui langkah nyata.
“Sehebat apa pun kita tanpa gerak nyata, hasilnya tidak akan maksimal. Hari ini kita buktikan bahwa kader HMI di Cilegon mampu bekerja cepat dan solid,” ujarnya.
Dalam pidatonya, Masduki juga menyoroti persoalan klasik di Kota Cilegon, yakni tingginya angka pengangguran di tengah derasnya arus investasi industri. Ia mempertanyakan belum optimalnya sinergi antara dunia industri dan kebutuhan tenaga kerja lokal.
Sebagai langkah konkret, pihaknya berencana membangun komunikasi intensif dengan sektor industri, termasuk mendorong kolaborasi program pemberdayaan UMKM serta inisiasi Balai Latihan Kerja (BLK) di setiap kecamatan.
“Antusiasme masyarakat terhadap pelatihan sangat tinggi, tapi kapasitas masih terbatas. Ke depan, kita dorong agar ada pemerataan akses pelatihan melalui BLK,” kata Masduki.
Selain isu ketenagakerjaan, Masduki juga menyinggung pentingnya dukungan terhadap kegiatan kepemudaan dan seni berbasis CSR perusahaan. Ia mencontohkan program pembinaan seni yang telah berjalan melalui dukungan perusahaan, serta integrasi kegiatan ekstrakurikuler di tingkat sekolah.
Di sisi lain, ia mengungkapkan tantangan kaderisasi HMI di lingkungan kampus. Sejumlah cabang, kata dia, menghadapi kesulitan dalam menjalankan proses rekrutmen, bahkan untuk membuka stand pendaftaran pun kerap terkendala izin.
Menanggapi hal tersebut, MD KAHMI Cilegon akan melakukan roadshow ke berbagai kampus guna membangun komunikasi dengan pihak akademisi, sekaligus memastikan ruang gerak kaderisasi tetap terbuka.
“Pasca pelantikan ini, kami akan bersilaturahmi ke seluruh kampus di Cilegon. Harapannya, kegiatan kaderisasi tidak lagi dipersulit,” tegasnya.
Masduki juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas sebagai kader HMI di tengah dinamika sosial. Ia mendorong kader untuk tetap terbuka bergaul, namun tidak kehilangan nilai dan ideologi organisasi.
Mengakhiri sambutannya, ia mengajak seluruh kader untuk aktif berkontribusi dan tidak menyia-nyiakan kesempatan dalam berorganisasi.
“Kalau ingin maju, maka berjuanglah dari sekarang. Jangan sampai menyesal karena memilih diam,” pungkasnya.






.jpg)



