BANYUASIN – Keriuhan Pesta Rakyat Memperingati 80 Tahun Indonesia merdeka Di Desa Merah Mata Kecamatan Banyuasin I terasa dari kejauhan. Terlihat dari diselenggarakannya jalan santai hingga senam sehat. Sabtu (30/08)
Tak hanya itu iring-iringan gerak jalan dan arak-arakan kendaraan hias mengalir panjang disekitar jalan menuju alun-alun desa Merah Mata. Para peserta dari kalangan pelajar mulai dari TK sampai SMA tampak antusias mengikutinya.
Atmosfer semakin meriah ketika Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H memasuki alun-alun desa Merah Mata dirinya ditemani oleh Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian, S.P, Sekretaris Daerah Banyuasin Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Banyuasin Masita Liana, S.P dan Kepala Dinas Koperindag Ir. Alpian Soleh, M.M.
Pada kesempatan yang sama digelar juga Gerakan Pangan Murah (GPM). Setibanya dilokasi Bupati berserta rombongan langsung meninjau stand GPM, adapun yang dijual diantaranya Beras Rp. 11.600/Kg yang dibantu oleh Bulog. Kemudian telur Rp. 21.000/Kg yang diperoleh dari kerja sama dengan perusahaan dan pegusaha telur yang ada di Kabupaten Banyuasin.
Pada sambutannya Bupati Askolani menegaskan GPM ini akan terus dilaksanakan di Bumi Sedulang Setudung. “Kami Pemerintah Kabupaten Banyuasin menggelar pasar murah, dalam rangka menjaga stabilisasi pasokan dan menstabilkan harga pangan, terutama kaitannya dengan beras, kegiatan ini akan terus kita laksanakan” tegasnya
Acara puncak semarak HUT RI di Merah Mata diakhiri dengan penyerahan secara simbolis bantuan Peralatan dan Bahan Tenun Songket Kepada IKM Kampung Songket Desa Merah Mata Dari Dekranasda Banyuasin dan Diskoperindag Banyuasin serta pembagian hadiah bagi peserta jalan santai dan karnaval.
(Alam)