Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan serta keamanan produk UMKM lokal sebagai penyedia pasokan kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah di wilayah Kabupaten Mamasa.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati dan rombongan melihat langsung proses produksi tempe dan tahu, mulai dari pengolahan bahan baku hingga tahap pembuatan dan pengemasan, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menegaskan bahwa kualitas dan kebersihan yang wajib di perhatikan.
Menurutnya, keterlibatan UMKM lokal dalam program MBG tidak hanya mendukung pemenuhan gizi anak sekolah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa tempe dan tahu yang diproduksi di sini benar-benar aman, higienis, serta steril dan layak dikonsumsi oleh anak-anak sekolah, Selain itu akan menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap UMKM lokal agar terus berkembang,” ujar Welem Sambolangi.
TP PKK Kabupaten Mamasa turut memberikan pendampingan dan memberikan edukasi terkait standar kebersihan, keamanan, serta manajemen usaha kepada para pelaku UMKM. Diharapkan, home industri tempe dan tahu yang ada di Desa Tamalantik dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyukseskan program MBG.
Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Mamasa menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program pangan bergizi yang aman, berkualitas, serta berbasis potensi lokal demi mendukung pertumbuhan ekonomi di masyarakat dan bisah membuka lapangan kerja.
(Johar BK)























