-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kabupaten Banyuasin

    Sports

    Dindikbud Cilegon Dukung Peningkatan Kompetensi Guru Lewat Pelatihan Bersama FKS Inspire

    Saturday, January 17, 2026, 18:40 WIB Last Updated 2026-01-17T11:40:06Z

    CILEGON, - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) bidang pendidikan dengan menghadiri kegiatan Pelatihan dan Sharing Kegiatan Belajar Mengajar yang diselenggarakan oleh FKS Inspire. Kegiatan ini berlangsung di PT Bungasari Flour Mills, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Sabtu (17/01/2026). 
    Kehadiran Drg. Rully Kusumawardhany., MM Kepala Seksi (Kasi SD) Dindikbud Kota Cilegon dalam kegiatan tersebut mewakili Kepala Dinas Dindikbud untuk melihat langsung praktik pembelajaran di sekolah internasional yang dapat diadaptasi dan diterapkan di sekolah negeri.


    Pelatihan ini mengusung tema “Guru Kreatif, Siswa Aktif: Strategi Mengajar Numerasi, Literasi, dan Kelas Menyenangkan”, sebagai bentuk dukungan nyata FKS Group terhadap pengembangan kompetensi para pendidik.


    Kegiatan menghadirkan dua narasumber yang merupakan praktisi pendidikan dari berbagai sekolah internasional, yaitu Ibu Nane Magdalena T., S.Pd., M.Pd (alumni Universitas Pelita Harapan) dan Bapak Al Hakim, S.Pd (alumni Universitas BINUS).


    Sebanyak 39 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari kepala sekolah serta guru-guru dari enam Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Cilegon, yaitu:

    1. SDN Tegalratu

    2. SDN Ciwandan

    3. SDN Tegal Kidondong

    4. SDN Jangkar

    5. SDN Cilegon 01

    6. SDN Kebon Dalem


    Acara dibuka oleh panitia FKS Inspire, dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Betrice selaku perwakilan FKS Group, serta sambutan dari Drg. Rully Kusumardhany., MM, Kepala Seksi SD Dindikbud Kota Cilegon.


    Adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan meliputi:

    1. Manajemen kelas dan strategi mengajar

    2. Media pembelajaran yang menarik

    3. Metode pembelajaran literasi dan numerasi

    4. Sistem dan kurikulum sekolah internasional

    Selama kegiatan berlangsung, para narasumber mengajak peserta untuk aktif berdiskusi dan berinteraksi, sekaligus memberikan contoh-contoh praktik pembelajaran yang dapat diterapkan langsung di kelas. 


    Para guru didorong untuk melibatkan siswa dalam penyusunan aturan kelas beserta konsekuensinya, menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

    Selain itu, guru juga diingatkan untuk bersikap sabar, tidak memberi label negatif kepada siswa, serta menghindari tindakan yang dapat mengarah pada perundungan. 


    Pemanfaatan media elektronik yang tersedia di sekolah, seperti HP, TV, speaker, serta berbagai aplikasi pembelajaran gratis, juga menjadi salah satu poin penting yang ditekankan.


    Dalam sambutannya drg. Rully menekankan pentingnya guru untuk terus menambah ilmu dan wawasan dari berbagai sumber, serta menanamkan keyakinan bahwa tidak ada murid yang bodoh, karena setiap anak memiliki proses belajar yang berbeda-beda.

    Ia mencontohkan kisah Imam Syafi’i dalam mendidik muridnya yang harus mengulang pelajaran hingga puluhan kali. Dengan kesabaran dan doa, murid tersebut akhirnya tumbuh menjadi ulama besar. Kisah ini menjadi pengingat bahwa tugas guru adalah berikhtiar maksimal, memberi motivasi, dan tidak menyerah dalam membimbing siswa.


    Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak terlepas dari hubungan yang sehat antara sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Komunikasi yang baik akan menciptakan dukungan bersama dalam meningkatkan prestasi peserta didik.


    Dari hasil kegiatan ini disimpulkan bahwa fasilitas yang dimiliki sekolah negeri sejatinya tidak kalah dengan sekolah internasional. Yang dibutuhkan adalah konsistensi dalam penerapan aturan, kreativitas guru, pemanfaatan media pembelajaran yang ada, serta inovasi dalam menciptakan kelas yang menarik dan interaktif.


    Melalui kolaborasi antara Dindikbud Kota Cilegon, para pendidik dari enam SDN, dan FKS Group, diharapkan kegiatan ini dapat menambah wawasan serta meningkatkan keterampilan guru dalam mengajar, sehingga mampu melahirkan siswa-siswa yang ceria, kreatif, dan berprestasi, serta mampu bersaing di tingkat global.

    (Vie) 

    Komentar

    Tampilkan