-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kabupaten Banyuasin

    Sports

    Dramatis! Polisi Evakuasi 5 Lansia Terjebak Banjir di Pait, 3 Orang dalam Kondisi Stroke

    Sunday, January 18, 2026, 21:02 WIB Last Updated 2026-01-18T14:02:16Z

    PEKALONGAN  – Aksi heroik dilakukan jajaran Polres Pekalongan saat mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Desa Pait, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (17/1/2026). Petugas berjibaku menerjang genangan air demi menyelamatkan lima orang lanjut usia (lansia) yang tertahan di dalam rumah.


    Proses evakuasi berlangsung emosional lantaran kondisi para lansia tersebut sangat memprihatinkan. Dari lima lansia yang diselamatkan, tiga di antaranya dalam keadaan sakit stroke, sehingga petugas harus menggendong dan menggunakan alat bantu untuk mengeluarkan mereka dari kepungan air.


    Kapolsek Sragi AKP Turkhan, S.H yang ikut langsung mengevakuasi memastikan seluruh warga rentan menjadi prioritas utama tim gabungan di lapangan.


    "Hari ini kami fokus melakukan evakuasi terhadap warga lansia di Desa Sipait yang rumahnya terendam banjir cukup tinggi. Total ada lima lansia yang berhasil kami evakuasi ke tempat yang lebih aman. Kondisinya cukup sulit karena tiga diantaranya menderita stroke," ujar AKP Turkhan saat dikonfirmasi, Minggu (18/01/2026), 


    AKP Turkhan menjelaskan, dari hasil koordinasi dengan tim medis dan keluarga, empat lansia dibawa ke posko pengungsian utama untuk mendapatkan perawatan dan pengawasan petugas. Namun, ada satu lansia yang membutuhkan perhatian khusus karena menderita stroke berat.


    "Untuk empat orang kami arahkan ke lokasi pengungsian yang sudah disiapkan. Namun, ada satu lansia yang menderita stroke berat, atas permintaan dan kesepakatan keluarga, kami evakuasi ke rumah kerabatnya yang tidak terdampak banjir agar mendapatkan perawatan lebih intensif," jelasnya.


    Kondisi banjir di Desa Sipait hingga Sabtu sore terpantau masih tinggi akibat luapan sungai. AKP Turkhan menegaskan bahwa personel Polsek Sragi akan terus bersiaga di titik-titik rawan untuk memantau warga yang masih memilih bertahan di rumah.


    "Kami imbau warga untuk tidak memaksakan bertahan jika kondisi air terus naik, terutama bagi keluarga yang memiliki anggota lansia atau anak kecil. Personel kami siap 24 jam untuk membantu proses evakuasi kapanpun dibutuhkan," pungkas AKP Turkhan.


    Aksi sigap Polri ini mendapat apresiasi dari pihak keluarga korban. Kehadiran petugas di tengah kepungan banjir menjadi tumpuan harapan bagi warga, terutama mereka yang memiliki keterbatasan fisik untuk menyelamatkan diri secara mandiri. 


    (Riki)

    Komentar

    Tampilkan