Pantauan di lokasi, personel dari Polsek Petungkriyono, Koramil, hingga petugas Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan warga tampak berjibaku dengan lumpur dan bebatuan. Menggunakan alat seadanya hingga bantuan alat berat, mereka berupaya membukakembali akses mobilitas warga yang sempat tertutup.
Kapolsek Petungkriyono Iptu Eko Widiyanto menyampaikan bahwa kegiatan evakuasi ini merupakan bentuk respon cepat instansi terkait dalam menangani dampak cuaca buruk di wilayah pegunungan tersebut.
"Kegiatan pembersihan bekas longsoran Bukit Beser hari ini berjalan dengan aman dan lancar. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga Dukuh Dranan dan seluruh instansi yang telah bergerak bersama secara swadaya dan gotong royong," ujar Kapolsek Petungkriyono dalam keterangannya, Minggu (25/1).
Kapolsek menambahkan, kehadiran personel kepolisian di tengah bencana adalah bentuk komitmen untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat. Mengingat medan yang terjal dan kondisi tanah yang masih labil, petugas tetap mengedepankan faktor keselamatan.
"Potret kebersamaan ini adalah komitmen kami untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat di tengah cuaca ekstrem. Terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga evakuasi material longsor ini bisa selesai dengan cepat," lanjutnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mengingat curah hujan di wilayah Petungkriyono masih tergolong tinggi yang berpotensi memicu terjadinya longsor.
(Riki)




