“Kami mewakili masyarakat Desa Pesantren mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Laskar Merah Putih (LMP). Semoga LMP semakin jaya,” hal tersebut disampaikan Gofur saat menerima bantuan dari ketua DPC Markas Cabang LMP Pemalang, Senin (9/9/2026).
Menurutnya, bantuan dari pemerintah daerah sebenarnya sudah disalurkan melalui BPBD Kabupaten Pemalang, bahkan Bupati Pemalang telah hadir langsung ke lokasi. Selain itu, bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) berupa obat-obatan juga sudah diterima masyarakat.
Meski demikian, masyarakat Desa Pesantren berharap adanya solusi jangka panjang dari pemerintah daerah Kabupaten Pemalang.
Gofur menjelaskan bahwa "banjir di wilayahnya yang menggenangi rumah dengan lebih kurang 630 Kepala keluarga merupakan kejadian rutin tahunan yang disebabkan oleh luapan air dari Sungai Comal, maka atas nama Masyarakat, tentunya kami berharap agar pembangunan tanggul dan normalisasi sungai dapat segera direalisasikan untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang", pungkasnya.
Masyarakat Desa Pesantren Berharap Pemda Bangun Tanggul dan Normalisasi untuk solusi jangka panjang.
Dalam kesempatan yang samai, disampaikan oleh Ketua LMP, bahwa Kami dari Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Kabupaten Pemalang, bahwa "penyaluran bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang'".
"Bantuan yang disalurkan berupa 8 karung beras kwintalan dan 20 dus mie instan, yang diperuntukkan bagi Keluarga terdampak banjir di wilayah tersebut, Alhamdulillah Kegiatan bakti sosial ini mendapat apresiasi dari masyarakat dan Karang Taruna setempat", ucap Frans Daniel selaku Ketua LMP Marcab Kabupaten Pemalang.
Dirinya juga menyatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian organisasi masyarakat terhadap warga Desa Pesantren yang selama ini memiliki kedekatan dengan LMP.
“Kami kirim bantuan ini, karena dulu banyak bibit LMP berasal dari Desa Pesantren. Hari ini kami merasa bersyukur, karena bantuan ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat,” ujar Frans Daniel.
Ia kembali menegaskan bahwa bantuan tersebut berasal dari iuran kas internal organisasi. “Penyaluran bantuan ini murni dari iuran kas organisasi. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak banjir,” pungkas Frans Daniel.
(Eko B Art).





