Kehadiran tol ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh, meningkatkan mobilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
Pembangunan jalan tol ini akan digarap oleh PT Gudang Garam Tbk melalui anak perusahaannya, PT Surya Sapta Agung Tol.
Proyek tersebut menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan prakarsa swasta atau unsolicited.
Secara keseluruhan, terdapat 12 desa dan 2 kelurahan yang terdampak proyek, tersebar di tiga kecamatan.
Hal ini menjadikan tol Kediri–Tulungagung sebagai salah satu proyek infrastruktur besar di wilayah selatan Jawa Timur.
Tol Kediri–Tulungagung akan dibangun dengan panjang total 44,17 kilometer.
Jalan tol ini dirancang dengan 2 x 2 lajur dan dilengkapi empat simpang susun yang berlokasi di Bulawen, Kediri, Mojo, dan Tulungagung.
Nilai investasi proyek ini mencapai Rp 9,92 triliun dengan masa konsesi selama 50 tahun. Dengan skala investasi yang besar, tol ini diharapkan menjadi penggerak utama konektivitas, logistik, serta pengembangan kawasan Kediri–Tulungagung dan sekitarnya.
Berikut ini adalah daftar desa dan kelurahan yang terdampak oleh proyek jalan tol Kediri-Tulungagung:
1. *Kecamatan Karangrejo*
Desa Tulungrejo
Desa Punjul
Desa Sukodono
Desa Sembon
Desa Sukowiyono
Desa Bungur
Desa Gedangan
Desa Sukowidodo
2. *Kecamatan Kedungwaru*
Desa Simo
3. *Kecamatan Kauman*
Desa Balerejo
Kelurahan Panggungrejo
Kelurahan Kutoanyar
Desa Batangsaren
Desa Panggungrejo
(Taufiqurrahman)






