Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda OKU Selatan, Zulfakar Dani, S.Sos., sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
Gerakan Pangan Murah ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten OKU Selatan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Polri, serta dinas terkait lainnya. Program ini digelar sebagai upaya mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi menjelang bulan suci.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas pokok dijual dengan harga terjangkau, di antaranya:
Beras SPHP kemasan 5 Kg seharga Rp60.000 (Rp12.000/Kg) dengan total 2.000 Kg.
Minyak goreng seharga Rp15.700 per liter dengan total 1.200 liter.
Telur ayam seharga Rp50.000 per karpet (±2 Kg atau Rp25.000/Kg) dengan total 100 karpet (200 Kg).
Cabai merah keriting seharga Rp32.000 per Kg dengan total 50 Kg.
Dalam sambutannya, Zulfakar Dani menyampaikan bahwa pelaksanaan GPM ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi dan membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadhan.
Menurutnya, peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci menjadi perhatian serius pemerintah agar pasokan tetap aman dan harga tetap stabil.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga dapat menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan rasa tenang dan penuh kebahagiaan,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dibuka hingga menjelang penutupan. Seluruh bahan pokok yang disediakan habis terjual sebelum kegiatan berakhir. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat sekaligus apresiasi terhadap program yang digagas Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.
Pemkab OKU Selatan pun berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok, khususnya selama bulan Ramadhan hingga Idulfitri, sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat.
( Awaludin)






