-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Banyuasin

    Sports

    STIK Angkatan 83 Serahkan Lembu dan Kambing Meugang ke Polres Aceh Timur

    Monday, February 16, 2026, 13:23 WIB Last Updated 2026-02-16T06:23:35Z

    ACEH TIMUR - Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS Sindikat II menyerahkan bantuan hewan meugang kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah hukum Polres Aceh Timur, Senin (16/2/2026).


    Bantuan berupa enam ekor lembu dan tiga ekor kambing tersebut diserahkan oleh Perwira Pendamping mahasiswa, Kombes Pol Firdaus Wulanto, S.I.K., kepada Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K., yang diwakili Kabag SDM AKP Dasril, S.E. Hewan meugang itu selanjutnya disalurkan melalui panitia meugang Polres kepada warga yang membutuhkan.


    Kombes Pol Firdaus mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat mahasiswa STIK yang saat ini berlangsung di Aceh Timur.


    “Tradisi meugang memiliki makna sosial yang kuat bagi masyarakat Aceh. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak bencana sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.


    AKP Dasril menyampaikan apresiasi atas kepedulian para peserta didik STIK. Ia memastikan distribusi bantuan akan diprioritaskan kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi.


    Sementara itu, salah satu mahasiswa STIK Angkatan 83 WPS Sindikat II, AKP Ananda Ajeng, S.Tr.K., menyebutkan kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran lapangan, tidak hanya dalam aspek akademik dan manajerial kepolisian, tetapi juga dalam membangun empati sosial.


    “Kami ingin hadir di tengah masyarakat, terutama pada momentum meugang yang sarat nilai kebersamaan,” katanya.


    Hal senada disampaikan Iptu Muhammad Aldwi Ashary, S.Tr.K. Ia menegaskan, kehadiran mahasiswa STIK di Aceh Timur bukan hanya sebagai calon perwira, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memahami nilai-nilai lokal.


    “Kami ingin memastikan warga terdampak bencana tetap dapat merasakan kebahagiaan meugang bersama keluarga. Ini bagian dari pembelajaran tentang empati dan pengabdian,” ujarnya.



    (Farhan)

    Komentar

    Tampilkan