-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Empat Lawang

    Banyuasin

    Sports

    Bandara Silangit Bungkam Soal Sabu 2 Kg, Transparansi Dipertanyakan.?

    Monday, March 23, 2026, 11:43 WIB Last Updated 2026-03-23T04:49:07Z

    TAPANULI UTARA – Sikap bungkam pihak Bandara Internasional Sisingamangaraja XII atas konfirmasi media terkait kasus penyelundupan sabu seberat ±2 kilogram menuai sorotan tajam dari berbagai pihak.

    Kasus tersebut sebelumnya berhasil diungkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Utara pada Kamis (19/03/2026) di area bandara. Pengungkapan ini langsung menjadi perhatian luas masyarakat, mengingat lokasi kejadian berada di fasilitas publik dengan sistem keamanan berlapis.


    Dalam upaya memperoleh keterangan resmi, media SKM Buser/Buser TV telah melayangkan surat konfirmasi kepada Kepala Bandara pada Minggu, 23 Maret 2026 melalui pesan WhatsApp. Konfirmasi serupa juga disampaikan kepada pihak Humas bandara pada hari yang sama.


    Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban maupun tanggapan dari pihak bandara. Padahal, sejumlah pertanyaan krusial telah diajukan, mulai dari kronologi munculnya kecurigaan saat proses check-in, mekanisme pengamanan, hingga dugaan adanya celah pengawasan.


    Sorotan semakin menguat setelah beredar informasi bahwa tersangka diduga telah melakukan aksi serupa hingga empat kali sebelumnya. Hal ini memicu kekhawatiran publik terhadap efektivitas sistem pengawasan di lingkungan bandara.


    Minimnya respons dari pihak bandara dinilai berpotensi mencederai prinsip transparansi publik serta bertentangan dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.


    Kondisi ini pun menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat terkait sejauh mana sistem pengamanan berjalan dan apakah ada fakta lain yang belum disampaikan ke publik.


    Hingga saat ini, pihak Bandara Internasional Sisingamangaraja XII belum memberikan klarifikasi resmi. Sementara itu, media SKM Buser/Buser TV menegaskan akan terus mengawal perkembangan kasus ini serta melakukan konfirmasi lanjutan demi memastikan hak publik atas informasi tetap terpenuhi.


    (Edys lumbantoruan)

    Komentar

    Tampilkan