Tradisi open house yang digelar setiap momentum Lebaran ini merupakan wujud keterbukaan, kebersamaan, dan rasa syukur atas kemenangan setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadan. Melalui kegiatan ini, pintu rumah dinas dibuka lebar untuk menyambut tamu dari berbagai kalangan tanpa sekat, mencerminkan nilai persaudaraan yang luhur dalam kehidupan bermasyarakat.
Acara tersebut dihadiri oleh tokoh agama, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Bireuen, para camat, kepala desa, tokoh masyarakat, serta insan pers. Kehadiran berbagai unsur ini semakin memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah yang harmonis dan sejahtera.
Dengan penuh keramahan, Bupati H. Mukhlis, ST menyambut langsung para tamu yang hadir. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan ucapan hangat penuh makna:
"Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin."
Ucapan tersebut bukan sekadar tradisi, melainkan doa dan harapan agar setiap amal ibadah diterima oleh Allah SWT serta menjadi awal yang baru untuk memperbaiki diri dan memperkuat hubungan antar sesama.
Lebih dari sekadar jamuan, open house ini menjadi simbol bahwa kepemimpinan yang baik adalah yang mampu merangkul, mendengar, dan hadir di tengah masyarakat. Kebersamaan yang terjalin di momen ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun Bireuen yang lebih maju, berdaya saing, dan penuh keberkahan.
“Silaturahmi bukan hanya menyambung yang terputus, tetapi juga menguatkan yang sudah terjalin.” Maka, melalui momentum Idul Fitri ini, semangat persaudaraan dan kepedulian sosial semakin tumbuh, menjadikan Bireuen sebagai daerah yang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga kaya akan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan. (Hendra





.jpg)



