"Selanjutnya delapan Unit Jalan dan Irigasi yang tersebar di Kabupaten Pemalang juga dilakukan penanganan serupa pada ruas-ruas jalan kabupaten yang menjadi jalur strategis di 14 kecamatan. Hal ini kami lakukan sejak awal tahun 2026 dan telah melakukan identifikasi di beberapa ruas-ruas jalan yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas lalu lintas saat musim mudik", hal tersebut disampaikan Kepala DPUTR Pemalang mellalui Kepala Bidang Bina Marga DPU TR Pemalang, Yuniar Teguh Susanto, Jumat (6/3/2026).
Dirinya juga menambahkan, bahwa beberapa ruas jalan juga telah disiapkan untuk pemeliharaan rutin, di antaranya ruas Jalan Sindoro di wilayah kota, ruas Kebondalem–Caur, Karangsari–Pulosari di wilayah selatan, serta sejumlah ruas di Kecamatan Petarukan seperti Iser–Kendaldoyong, Widodaren–Karangasem, dan Petarukan–Gondang.
"Namun demikian, untuk pekerjaan rekonstruksi atau perbaikan yang lebih besar direncanakan dilaksanakan setelah Lebaran agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik", ucap Yuniar.
“Untuk sementara yang kami lakukan adalah penanganan darurat berupa penutupan lubang agar jalan tetap aman dilalui. Sedangkan rekonstruksi atau pemeliharaan yang lebih besar kami upayakan setelah lebaran,” tambahnya.
Dalam hal ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU TR) Kabupaten Pemalang mulai mempercepat penanganan jalan berlubang di sejumlah ruas strategis sebagai persiapan menghadapi arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026.
Dan untuk penangan jalan yang berlubang maupun rusak ringan dilakukan melalui kegiatan swakelola bersama Unit Jalan dan Irigasi (UJI) dengan melakukan penambalan di sejumlah titik.
“Tentunya dari awal tahun 2026 kami sudah melakukan identifikasi ruas jalan yang berpotensi memiliki aktivitas tinggi saat mudik. Untuk kondisi jalan yang berlubang maupun rusak ringan, kami lakukan penambalan bersama teman-teman dari Unit Pemeliharaan Jalan dan Irigasi (UPJI),” pungkas, Yuniar.
(Eko B Art).





