-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Banyuasin

    Sports

    GIPAK & DPC BARA-JP Nilai Safari Ramadhan Pemkab Lampung Timur Berpotensi Salahgunakan Anggaran untuk Kepentingan Politik

    Thursday, March 5, 2026, 23:42 WIB Last Updated 2026-03-05T16:42:14Z

    LAMPUNG TIMUR - Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Independent Pemberantasan Korupsi (LSM GIPAK) menduga program Pemkab Safari Ramadhan hanya menjadi ajang pencitraan untuk kepentingan politik tertentu, disela2 banyaknya Kritikan kepada Pemerintahan saat ini. 


    Ketua Umum LSM GIPAK Arip Setiawan mengatakan, program rutin di bulan Ramadhan dalam bentuk menyapa warga di beberapa titik ini juga rawan kepentingan politik.


    Ia mengecam Pemkab Lampung Timur yang tetap menggelar Safari Ramadhan di tengah efisiensi anggaran. 

    Keputusan ini sebagai bentuk ketidakseriusan Pemkab Lampung Timur dalam mengelola anggaran, sekaligus mempertanyakan prioritas kebijakan yang diambil,” ujar Arip geram


    “Jika memang kondisi keuangan daerah sedang dalam efisiensi, maka seharusnya kegiatan seremonial seperti ini bisa ditunda atau bahkan ditiadakan,” geramnya lagi.


    Lebih jauh, ia melihat bahwa terdapat potensi penyalahgunaan anggaran, “Daripada menghabiskan dana untuk kegiatan Safari Ramadhan yang lebih bersifat seremonial, seharusnya Pemkab lebih mengalokasikan anggaran beberapa hal,” ujarnya.


    Senada dengan LSM GIPAK, Robenson Ketua Dewan Pimpinan Cabang Barisan Jalan Perubahan (BARA-JP) Kabupaten Lampung Timur menegaskan bahwa organisasinya tak menolak kegiatan keagamaan, namun harus ada pertimbangan rasional dalam pengalokasian anggaran.


    Pemkab Lampung Timur lanjutnya, seharusnya lebih kreatif dalam menyelenggarakan kegiatan Ramadhan yang tidak membebani keuangan daerah, misalnya dengan mengoptimalkan masjid-masjid ataupun Pondok Pesantren setempat tanpa harus menggelar acara besar-besaran yang menghabiskan anggaran.


    “Bisa dengan memanfaatkan media digital untuk dakwah dan kajian Ramadhan tanpa harus menggelar acara yang boros anggaran,” bebernya, kami selaku masyarakat menilai wajar saja jika mencurigai bahwa ada kepentingan tertentu di balik agenda ini.


    “Jika Pemkab Lampung Timur tetap nekat melanjutkan pemborosan ini tanpa transparansi yang jelas, maka kami siap melakukan aksi dan mengajak masyarakat untuk turut serta mengawasi jalannya pemerintahan di Kabupaten Lampung Timur. Rakyat sudah cukup lelah dengan janji-janji manis tanpa realisasi,” tutupnya.


    (Iman)

    Komentar

    Tampilkan