-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Empat Lawang

    Banyuasin

    Sports

    NasDem Mengabdi Tanpa Batas: Ketulusan Ayah Fud Menyalakan Asa di Tengah Ujian Kebakaran Samalanga “Kepedulian Adalah Jejak Abadi Kemanusiaan

    Friday, March 27, 2026, 13:58 WIB Last Updated 2026-03-27T06:58:51Z

     

    BIREUEN - Di tengah duka yang menyelimuti warga, hadir secercah harapan yang tidak sekadar membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan ketulusan dan kepedulian yang menyentuh hati. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Bireuen yang juga Wakil Ketua DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad—yang akrab disapa Ayah Fud—membuktikan bahwa kemanusiaan adalah panggilan jiwa yang melampaui batas jabatan dan kepentingan.


    Dengan langkah penuh empati, Ayah Fud turun langsung ke lokasi kebakaran di Dusun Kuta Kumbang, Gampong Matang Teungoh, Kemukiman Tanjongan, Kecamatan Samalanga, Kamis (26/3/2026). Kehadirannya bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan wujud nyata bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang hadir di saat rakyatnya membutuhkan, bukan hanya ketika keadaan sedang baik-baik saja.


    Musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis (19/3/2026) telah menghanguskan dua unit rumah milik Arifuddin (50) dan T. Reka Irnanda (32). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kobaran api meninggalkan duka mendalam—kehilangan tempat bernaung, kenangan berharga, serta rasa aman yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan.


    Dalam suasana haru tersebut, Ayah Fud bersama jajaran Partai NasDem menyerahkan bantuan berupa kebutuhan bahan pokok dan pakaian. Bantuan itu mungkin tidak mampu menggantikan apa yang telah hilang, namun menjadi bukti bahwa di tengah kesulitan, masih ada kepedulian yang hidup dan menguatkan.

    Kehadiran beliau disambut hangat oleh masyarakat. Bagi warga, ini bukan semata tentang bantuan materi, tetapi tentang rasa diperhatikan, didengar, dan tidak dibiarkan sendiri dalam menghadapi ujian hidup.


    Dalam keterangannya, Ayah Fud menegaskan bahwa Partai NasDem akan selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi sulit. “Kehadiran kami di sini adalah bentuk tanggung jawab moral dan panggilan kemanusiaan. Sebab sejatinya, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya,” ujarnya penuh ketulusan.


    Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Maidah ayat 2 yang mengajarkan untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan, serta sabda Rasulullah SAW: “Barangsiapa menghilangkan kesusahan seorang mukmin di dunia, Allah SWT akan menghilangkan kesusahannya pada hari kiamat” (HR. Muslim), menjadi landasan nilai dalam setiap langkah kepedulian ini.

    Ia juga menegaskan bahwa politik sejatinya bukan hanya tentang kekuasaan, tetapi tentang pengabdian. Tentang bagaimana kehadiran mampu menjadi jawaban atas kebutuhan, dan bagaimana kepedulian dapat menyalakan kembali harapan yang sempat redup.


    “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita. Tetaplah kuat dan tabah, karena setiap ujian pasti mengandung hikmah. Di balik kesulitan, selalu ada jalan yang Allah SWT siapkan bagi hamba-Nya yang bersabar,” tutur Ayah Fud.


    Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa hidup adalah tentang saling menguatkan. Bahwa dalam setiap musibah, tersimpan peluang untuk menumbuhkan empati dan mempererat persaudaraan. Sebab, luka mungkin tidak sepenuhnya hilang, namun kepedulian mampu menjadi penawar yang menguatkan jiwa.


    Melalui aksi kemanusiaan ini, Partai NasDem kembali menegaskan jati dirinya sebagai gerakan yang tidak hanya hadir dalam ruang politik, tetapi juga di garis depan kemanusiaan. Karena pada akhirnya, yang paling dikenang bukanlah seberapa tinggi jabatan seseorang, melainkan seberapa besar manfaat dan kepedulian yang ia tinggalkan bagi sesama.


     ( Hendra)

    Komentar

    Tampilkan