KETAPANG, Polda Kalbar – Perkuat program ketahanan pangan nasional, Pamatwil Polda Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan pengecekan lokasi lahan penanaman jagung hibrida di wilayah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada Rabu (11/03/2026 ).
Kegiatan ini di pimpin langsung oleh Dir Pol Airud Polda Kalbar Kombes Pol.Agusman., S.I.K dan Dir Pamobvit Polda Kalbar Kombes Pol.I Made Ary Pradana.,S.I.K., M.H, Wadir Samapta Polda Kalbar AKBP Achmad Dharmianto.,S.H., S.I.K, serta di dampingi Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris.,S.H.,S.I.K., M.I.K., CPHR berserta PJU Polres Ketapang, Kapolsek Delta Pawan serta Bhabinkamtibmas desa Payak Kumang Kec delta Pawan Kab.Ketapang.
Adapun lokasi lahan yang ditinjau yaitu: lahan seluas 1 hektare di Jalan Gatot Subroto Gg Angrek Desa Payak Kumang Kecamatan Delta Pawan Kab.Ketapang, Lokasi tersebut milik sdr.Sukardi dengan pengelola lahan sukarelawan Sdr.Munakip.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan dan dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Selain meninjau progres lokasi penanaman, tim juga memastikan kesiapan infrastruktur pendukung seperti irigasi dan akses jalan menuju lahan.
Dalam keterangannya, Kombes Pol Agusman., S.I.K menyatakan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk sinergi institusi negara dalam menjawab tantangan krisis pangan global.
“Polri melalui peran Pamatwil hadir tidak hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan, salah satunya dalam bidang pangan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tidak hanya kesiapan lahan, tetapi juga komitmen dari seluruh unsur pelaksana di lapangan.
“Kami ingin memastikan bahwa program penanaman jagung ini berjalan sesuai target dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Selama pelaksanaan kegiatan pengecekan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan kendala berarti dalam pelaksanaan di lapangan, dan seluruh pihak yang terlibat menunjukkan kesiapan mendukung keberhasilan program.
Dengan dilakukannya pengecekan ini, diharapkan setelah Penanaman Jagung Hibrida tersebut dapat tumbuh secara optimal untuk mendukung produksi pangan nasional, khususnya jagung sebagai salah satu komoditas utama dalam mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan
(Jailani)





