Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Cilegon dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon dalam memperkuat syiar zakat serta meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya kaum dhuafa dan anak yatim.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Cilegon, H. Rahmatullah, menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Quran tahun ini sengaja dilaksanakan di masjid agar syiar Islam dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Alhamdulillah Pemerintah Kota Cilegon telah mengadakan peringatan Nuzulul Quran dalam rangka bagaimana kita bisa mempelajari dan memahami Al-Qur’an. Biasanya kegiatan ini kita adakan di rumah dinas, namun kali ini dilaksanakan di masjid agar syiarnya lebih terlihat oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurut Rahmatullah, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS Cilegon dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Ini juga menjadi bagian dari kolaborasi antara pemerintah dan BAZNAS Cilegon dalam hal kebermanfaatan bagi kaum dhuafa dan anak-anak yatim yang perlu kita perhatikan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan kepada anak yatim secara simbolis. Setiap kelurahan mendapatkan alokasi santunan untuk 20 anak yatim, sehingga secara keseluruhan jumlah penerima santunan mencapai sekitar 860 anak yatim di Kota Cilegon.
Kegiatan ini dihadiri oleh Walikota Cilegon Robinsar, jajaran pejabat Pemerintah Kota Cilegon, para camat dan lurah se-Kota Cilegon, tokoh agama, serta masyarakat yang turut memeriahkan peringatan Nuzulul Quran dan mendukung gerakan zakat di Kota Cilegon.
Rahmatullah berharap kegiatan ini dapat semakin meningkatkan kepedulian sosial para pemimpin dan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. (Vie)






