Kegiatan yang dikemas melalui agenda gowes dan senam bersama tersebut diikuti seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) beserta keluarga.
Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tampak begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung, mencerminkan soliditas dan semangat kebersamaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Dalam kesempatan itu, Bupati Mukhlis menegaskan bahwa kesehatan aparatur merupakan modal utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat.
“Tubuh yang sehat melahirkan pikiran yang kuat, dan dari pikiran yang kuat akan lahir kerja nyata untuk kemajuan daerah. Karena itu, menjaga kebugaran bukan hanya kebutuhan pribadi, tetapi juga bagian dari tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat,” ujar Mukhlis di sela kegiatan gowes.
Menurutnya, program “Minggu Bugar” tidak sekadar menjadi agenda olahraga rutin, melainkan juga wadah mempererat silaturahmi, memperkuat koordinasi, serta membangun komunikasi yang harmonis antarinstansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Mukhlis juga mengajak seluruh stakeholder di Kabupaten Bireuen untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan serupa pada masa mendatang.
“Mari kita bangun Bireuen dengan semangat kebersamaan, sinergi, dan jiwa yang sehat. Daerah yang maju lahir dari masyarakat dan pemimpin yang kuat, disiplin, serta penuh energi positif,” katanya.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai unsur, mulai dari instansi vertikal, sektor perbankan, hingga organisasi kemasyarakatan, akan semakin memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Bireuen, Ny. Sadriah Mukhlis, turut memberikan motivasi tersendiri bagi peserta kegiatan. Ia mengajak para istri pejabat dan masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat dari lingkungan keluarga sebagai fondasi lahirnya generasi yang kuat dan berkualitas.
“Kesehatan adalah investasi terbaik bagi masa depan keluarga dan daerah. Ketika keluarga sehat, maka masyarakat akan kuat, dan daerah pun akan semakin maju,” ungkapnya.
Program “Minggu Bugar” sendiri dirancang sebagai sarana membangun budaya hidup sehat sekaligus memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan. Rute gowes yang melintasi sejumlah sudut Kabupaten Bireuen ditutup dengan sesi senam bersama yang dipandu instruktur profesional.
Kegiatan kemudian diakhiri dengan ramah tamah dan diskusi santai mengenai progres pembangunan daerah. Suasana hangat namun produktif tersebut menjadi bukti bahwa koordinasi dan kolaborasi dapat dibangun dengan lebih efektif melalui kebersamaan dan semangat positif.
“Kebersamaan adalah kekuatan, kesehatan adalah modal, dan semangat pengabdian adalah jalan menuju kemajuan.
( Hendra)






.jpg)



