BENGKULU TENGAH – Pemerintah Desa Padang Ulak Tanjung, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanganan penyakit Tuberkulosis (TBC), Selasa (12/05/2026), bertempat di Gedung Serba Guna Desa Padang Ulak Tanjung.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perangkat desa, kader kesehatan, unsur masyarakat, serta warga Desa Padang Ulak Tanjung yang antusias mengikuti jalannya sosialisasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya penyakit TBC serta pentingnya pencegahan dan penanganan sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber Ibu Ida Riyani dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah. Ia menjelaskan secara rinci mengenai pengertian penyakit TBC, ciri-ciri atau gejala yang umum dialami penderita, risiko penularan, hingga langkah-langkah pencegahan dan penanganan penyakit tersebut.
“Ibu Ida Riyani menyampaikan bahwa TBC merupakan penyakit menular yang menyerang paru-paru dan disebabkan oleh bakteri. Gejala yang sering muncul di antaranya batuk berkepanjangan, demam, penurunan berat badan, dan tubuh mudah lelah. Penyakit ini dapat menular melalui percikan dahak saat penderita batuk atau bersin,” jelasnya dalam sosialisasi.
Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat, memperbaiki sirkulasi udara di rumah, menggunakan masker bagi penderita, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala TBC.
Ia juga menekankan bahwa penyakit TBC dapat disembuhkan apabila penderita rutin menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga medis dan tidak putus obat selama masa pengobatan berlangsung.
Kepala Desa Padang Ulak Tanjung, Abdu Rani, S.Sos., MM, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut.
“Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat lebih memahami bahaya penyakit TBC dan mengetahui cara pencegahan serta penanganannya. Pemerintah desa mendukung penuh upaya peningkatan kesehatan masyarakat agar warga lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan,” ujar Abdu Rani.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan apabila mengalami gejala TBC, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit TBC semakin meningkat serta mampu menciptakan lingkungan desa yang sehat dan bebas dari penyebaran penyakit menular.
(Metri)








.jpg)



