-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Empat Lawang

    Banyuasin

    Sports

    Guru dan Siswa SMA Negeri 1 Juli Antusias Ikuti Pelatihan Menulis Kreatif

    Sunday, May 10, 2026, 23:27 WIB Last Updated 2026-05-10T16:27:42Z

    BIREUEN – Semangat literasi terus tumbuh di lingkungan pendidikan. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Pelatihan Menulis Kreatif yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Juli, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan berlangsung sukses dan penuh antusias dengan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas 6 guru dan 24 siswa.


    Pelatihan ini mengusung tema “Merangkai Kata Menjadi Karya, Penguatan Budaya Literasi di Lingkungan Sekolah”, sebagai bentuk komitmen sekolah dalam meningkatkan kemampuan literasi sekaligus menumbuhkan budaya menulis di kalangan guru dan peserta didik.


    Dalam kegiatan tersebut, panitia turut menghadirkan Yarmen Dinamika sebagai pemateri. Ia dikenal sebagai wartawan senior yang aktif memberikan pelatihan jurnalistik dan kehumasan, khususnya di Aceh. Kehadirannya memberikan motivasi dan wawasan berharga kepada peserta tentang pentingnya menulis sebagai sarana menyampaikan gagasan, membangun karakter, serta memperluas cakrawala berpikir.


    Kepala SMA Negeri 1 Juli, Rahmawati, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.


    “Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kesehatan dan kesempatan kepada keluarga besar SMA Negeri 1 Juli Bireuen untuk mengikuti Pelatihan Menulis Kreatif ini. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Rahmawati.


    Menurutnya, menulis kreatif bukan hanya sekadar kemampuan akademik, melainkan sebuah keterampilan penting dalam membangun daya pikir, kreativitas, serta kepercayaan diri generasi muda.


    Menulis kreatif merupakan proses menuangkan ide, emosi, dan imajinasi ke dalam bentuk tulisan yang unik, menarik, dan penuh makna. Melalui tulisan, seseorang dapat menyampaikan pesan, menginspirasi pembaca, bahkan menghadirkan perubahan positif dalam kehidupan sosial.


    Dalam praktiknya, menulis kreatif mencakup berbagai bentuk karya, seperti cerpen, puisi, novel, biografi, hingga nonfiksi kreatif. Kegiatan ini juga menuntut kepekaan emosional, daya imajinasi, serta kemampuan berpikir kritis agar tulisan mampu menyentuh hati pembaca.


    “Menulis adalah cara terbaik untuk mengabadikan gagasan. Kata-kata yang lahir dari ketulusan akan selalu menemukan jalannya menuju hati pembaca.”

    Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam melahirkan generasi muda yang gemar membaca, cerdas menulis, serta mampu berkarya di tengah perkembangan zaman. Sebab, budaya literasi yang kuat akan melahirkan masyarakat yang berilmu, kreatif, dan berdaya saing tinggi.


    “Orang boleh pandai setinggi langit, tetapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang dari masyarakat dan sejarah.


    (  Hendra)

    Komentar

    Tampilkan