• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Antrean Panjang di SPBU Kp. Jawa, Masyarakat Keluhkan Sulitnya Mendapatkan Pertalite

    Tuesday, October 6, 2026, 09:37 WIB Last Updated 2026-10-06T02:41:02Z
    Mentok, Bangka Barat - Antrean panjang kendaraan terlihat di SPBU Kp. Jawa, Mentok, Bangka Barat. Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat, khususnya pengendara roda dua yang mengaku kesulitan mendapatkan BBM jenis Pertalite. Selasa, 6 Oktober 2026, pukul 06.30 WIB. 


    Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, banyaknya kendaraan roda empat yang melakukan pengisian BBM diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pengendara roda dua harus mengantre cukup lama untuk mendapatkan Pertalite.


    Kesulitan memperoleh Pertalite juga disebut terjadi di sejumlah kios penjualan BBM eceran di wilayah Mentok. Berdasarkan pantauan tim investigasi di lapangan, sejumlah kios eceran lebih banyak menyediakan BBM jenis Pertamax dengan harga yang disebut mencapai sekitar Rp19.000 per liter.


    Salah seorang masyarakat yang berprofesi sebagai pengerit BBM untuk kebutuhan masyarakat, termasuk untuk keperluan transportasi seperti ojek serta kebutuhan para pekerja, mengungkapkan bahwa ketersediaan Pertalite saat ini dirasakan semakin sulit.


    Di sisi lain, masyarakat juga menyampaikan dugaan adanya BBM jenis Pertalite yang berpindah tangan untuk kebutuhan aktivitas tertentu, termasuk aktivitas pertambangan ilegal. Salah satu informasi yang diterima menyebutkan adanya penggunaan Pertalite oleh perahu sepit/lidah yang digunakan untuk melayani serta menarik ponton berpindah ke titik lain dalam aktivitas pencarian timah.


    Namun, dugaan tersebut masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi dari pihak berwenang. Belum dapat dipastikan sejauh mana kondisi tersebut berpengaruh terhadap ketersediaan Pertalite bagi masyarakat.


    Masyarakat berharap APH dan instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan terhadap distribusi dan ketersediaan Pertalite, termasuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran.


    Masyarakat juga berharap adanya pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi agar tidak terjadi penyimpangan yang pada akhirnya menyulitkan masyarakat, khususnya pengendara roda dua dan masyarakat yang membutuhkan BBM untuk aktivitas sehari-hari.


    Tim investigasi akan terus memantau perkembangan serta menghimpun informasi terkait ketersediaan dan distribusi Pertalite di wilayah Mentok, Bangka Barat.


    (Bambang Priyanto)
    Komentar

    Tampilkan