• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sports

    IDI Bersama Mahasiswa Fakultas Kedokteran Umuslim Bireuen Bagikan Masker, Lindungi Masyarakat dari Ancaman Asap Kebakaran Hutan

    Saturday, October 17, 2026, 14:52 WIB Last Updated 2026-10-17T07:52:38Z

    BIREUEN – Di tengah ancaman pencemaran udara akibat asap kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti sejumlah wilayah di Indonesia, kepedulian terhadap kesehatan masyarakat menjadi pesan kemanusiaan yang tidak boleh diabaikan.


    Sebagai bentuk nyata kepedulian tersebut, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim (Umuslim), Peusangan, Kabupaten Bireuen, melaksanakan kegiatan pembagian masker kepada masyarakat, Sabtu (17/10/2026).


    Kegiatan ini tidak sekadar menjadi aksi sosial dengan membagikan alat pelindung pernapasan, tetapi juga merupakan wujud tanggung jawab moral dan kepedulian tenaga kesehatan serta mahasiswa kedokteran dalam melindungi masyarakat dari dampak buruk pencemaran udara.


    Di balik setiap masker yang dibagikan, tersimpan pesan sederhana namun bermakna: kesehatan merupakan anugerah yang harus dijaga, sementara kepedulian terhadap sesama merupakan tanggung jawab yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.


    Ketika udara tercemar oleh asap kebakaran hutan dan lahan, masyarakat, terutama anak-anak, lanjut usia, serta kelompok rentan lainnya, menghadapi risiko gangguan kesehatan yang lebih besar. Karena itu, langkah pencegahan dan peningkatan kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman pencemaran udara.


    “Ketika asap mencemari udara, jangan biarkan kepedulian ikut memudar. Sebarkan perlindungan, tumbuhkan kesadaran, dan satukan langkah demi menjaga kesehatan serta kelestarian lingkungan. Hentikan pembakaran hutan dan lahan, lindungi kehidupan, serta wariskan udara bersih bagi generasi mendatang.”


    Pesan tersebut disampaikan mahasiswa Fakultas Kedokteran Umuslim Peusangan, Kabupaten Bireuen, kepada media ini, Sabtu (17/10/2026).


    Menurut mereka, kebakaran hutan dan lahan bukan hanya menghilangkan kehijauan alam serta merusak keseimbangan ekosistem, melainkan juga mengancam kualitas udara dan kesehatan masyarakat.


    Hutan yang terbakar meninggalkan luka bagi lingkungan, sementara asap yang dihasilkannya dapat membawa dampak buruk bagi kehidupan manusia. Oleh sebab itu, upaya melindungi kesehatan masyarakat perlu berjalan beriringan dengan kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.


    IDI dan Fakultas Kedokteran Umuslim Tegaskan Komitmen terhadap Kesehatan Masyarakat


    Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Umuslim Bireuen, Aceh, yang juga merupakan Ketua IDI Cabang Bireuen terpilih, dr. Zumirda, Sp.B-ET., FINACS., FICS., menyampaikan bahwa kegiatan pembagian masker tersebut merupakan bagian dari kepedulian tenaga kesehatan terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat di tengah ancaman pencemaran udara.


    Menurutnya, melalui kegiatan ini, Fakultas Kedokteran Umuslim bersama IDI Cabang Bireuen berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, khususnya ketika kualitas udara menurun akibat asap kebakaran hutan dan lahan.


    Pembagian masker diharapkan dapat membantu mengurangi paparan partikel berbahaya serta menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih memperhatikan perlindungan kesehatan saluran pernapasan.


    Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.


    Lebih dari sekadar kegiatan sosial, aksi tersebut menjadi cerminan komitmen tenaga kesehatan dan mahasiswa kedokteran untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan edukasi, menumbuhkan kesadaran, serta mendorong langkah-langkah pencegahan demi melindungi kesehatan bersama.


    Dr. Zumirda berharap, kegiatan sederhana yang dilaksanakan dengan semangat pengabdian tersebut dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menumbuhkan kepedulian yang lebih luas terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan.


    Ia juga mengharapkan masyarakat semakin memahami bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.


    Menjaga Udara Bersih, Menjaga Masa Depan

    Kegiatan pembagian masker ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap kesehatan tidak selalu harus diwujudkan melalui langkah besar. Tindakan sederhana yang dilakukan dengan ketulusan dapat menjadi awal dari perubahan yang berarti bagi kehidupan banyak orang.


    Namun, perlindungan kesehatan harus berjalan seiring dengan upaya mengatasi sumber pencemaran. Pencegahan kebakaran hutan dan lahan, penghentian praktik pembakaran yang merusak lingkungan, serta peningkatan kesadaran masyarakat merupakan langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat.


    Sebab, udara bersih bukan sekadar kebutuhan hari ini, melainkan hak kehidupan yang harus dijaga untuk masa depan.

    “Masker mungkin menjadi pelindung sementara dari paparan udara tercemar, tetapi kepedulian terhadap lingkungan adalah investasi jangka panjang bagi kesehatan manusia. Menjaga hutan berarti menjaga udara, menjaga udara berarti melindungi kehidupan, dan melindungi kehidupan berarti menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.”


    Melalui sinergi antara IDI, Fakultas Kedokteran Umuslim, mahasiswa, dan masyarakat, diharapkan tumbuh semangat bersama untuk mewujudkan Kabupaten Bireuen yang lebih sehat, lingkungan yang lebih lestari, serta kehidupan masyarakat yang terlindungi dari ancaman pencemaran udara.


    Karena pada akhirnya, kepedulian sejati tidak berhenti pada kata-kata, tetapi hadir melalui tindakan nyata yang memberi manfaat bagi sesama dan menjaga keberlangsungan kehidupan.


    ( Hendra)

    Komentar

    Tampilkan