• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sports

    Sinergitas Polri Dan Pemkab Mamasa Perkuat Benteng Pencegahan Karhutla Demi Kelestarian Lingkungan

    Monday, October 12, 2026, 14:23 WIB Last Updated 2026-10-12T07:23:47Z

    MAMASA - Kapolres Mamasa AKBP Ariantony Utama Bangalino, S.H., S.I.K. kembali menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui pendekatan kolaboratif dengan Pemerintah Kabupaten Mamasa. Langkah strategis ini diwujudkan dalam bentuk Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Kantor Perpustakaan Daerah pada Senin (12/10/2026), dimulai pukul 11.00 Wita hingga selesai. Pertemuan dihadiri langsung oleh Bupati Mamasa, para Kepala Dinas terkait, seluruh Camat, Lurah, serta Kepala Desa se-Kabupaten Mamasa, menandakan urgensi bersama dalam menjaga ekosistem wilayah tersebut.


    Dalam arahannya, AKBP Ariantony menekankan bahwa isu Karhutla bukan sekadar tanggung jawab sektoral aparat keamanan atau pemadam kebakaran, melainkan merupakan kewajiban moral dan sosial bagi seluruh elemen masyarakat. Ia secara khusus menginstruksikan para Camat dan Kepala Desa untuk mengintensifkan sosialisasi hingga ke lapisan masyarakat paling bawah, yakni tingkat dusun, RT, dan RW. Menurutnya, perangkat desa dan tokoh masyarakat memegang peran vital sebagai garda terdepan yang memiliki kedekatan emosional dan informasi akurat mengenai dinamika warga, sehingga potensi risiko kebakaran dapat dideteksi sejak dini sebelum meluas.


    Rapat koordinasi ini juga difungsikan sebagai media edukasi komprehensif. Kapolres memaparkan dampak destruktif dari Karhutla yang tidak hanya merusak keseimbangan ekosistem hutan Mamasa, tetapi juga menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan publik akibat polusi udara dan kabut asap. Selain aspek kesehatan dan lingkungan, AKBP Ariantony juga memberikan peringatan tegas terkait konsekuensi yuridis. Polres Mamasa siap menegakkan hukum secara tegas dan tanpa pandang bulu terhadap setiap individu atau kelompok yang terbukti sengaja membuka lahan dengan cara membakar, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


    Untuk memastikan efektivitas pencegahan, sinergitas multipihak menjadi kunci utama. Polres Mamasa mengajak seluruh stakeholder, termasuk TNI, Kejaksaan Negeri, Pemerintah Daerah, hingga organisasi kemasyarakatan, untuk bergerak satu komando. Kolaborasi ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat agar beralih dari praktik pembakaran lahan ke metode pembukaan lahan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.


    Suasana rapat berlangsung khidmat dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Para kepala desa dan camat tampak serius menyimak paparan dan berdiskusi untuk merumuskan strategi implementasi di wilayah masing-masing. Melalui forum ini, Polres Mamasa berharap tercipta kesepakatan bersama yang kuat untuk saling menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Tujuannya adalah mewujudkan Kabupaten Mamasa yang tetap asri, hijau, dan bebas dari bencana kabut asap, sehingga kualitas hidup masyarakat dapat terjaga dengan baik demi keberlanjutan generasi mendatang.


    (Johar BK)

    Komentar

    Tampilkan