Kegiatan gotong royong ini dipimpin langsung oleh ,Rozali selaku kepala Desa Pulau panggung, yang didampingi oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan puluhan warga yang bahu-membahu memperbaiki kondisi jembatan.
Jembatan Sungai use yang menghubungkan di wilayah Desa Pulau Panggung , dan desa binjai ke desa suka menang empat ( 4 ) jembatan rusak Jembatan sungai use ,Jembatan sungai pering , Jembatan sungai due besar, Jembatan sungai due kecil , akses menuju ke muara kelingi, diketahui mengalami kerusakan cukup parah akibat usia konstruksi yang sudah tua dan beban kendaraan yang melintas setiap hari. Bagian lantai jembatan ambrol dan membahayakan kendaraan, terutama mobil dan sepeda motor yang melintas.
Sebagai langkah cepat, pemerintah desa bersama warga menutup bagian jembatan yang rusak dengan kayu dan plat agar jalur ini dapat tetap digunakan sementara waktu.
Kades saat diwawancarai oleh awak media ia menjelaskan "Kami berupaya memperbaiki agar kendaraan, khususnya mobil yang melintas , tetap bisa lewat. Jalan ini sangat vital bagi masyarakat, apalagi jalan ini banyak kendaraan yang melintas ,”ujar kades
Masih kata kades Jalan poros ini memiliki peran strategis karena menghubungkan Desa Binjai kedesa suka menang akses menuju kemuara kelingi, dengan jalur ini menjadi akses utama untuk mengangkut hasil pertanian dan hingga aktivitas harian masyarakat.
“Kalau jalur ini terputus, otomatis mobil tidak bisa lewat. Ini sangat merugikan masyarakat yang ada di berapa desa yang ada wilayah pulau panggung, untuk dana gotong royong ini adalah dana kami pribadi ,” ungkapnya
ARifai" selaku kasih pemerintah dan mewakili masyarakat menyadari bahwa perbaikan sementara ini tidak cukup untuk menjamin keamanan dan kenyamanan warga. Oleh karena itu, kami selaku pemerintah Desa akan segera mengusulkan pembangunan permanen jembatan ini ke Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (PUBM) Kabupaten Musi Rawas dengan mengajukan proposal.
“Perbaikan sementara ini hanya solusi darurat. Kami akan segera menyampaikan laporan resmi ke PUBM Kabupaten Musi Rawas agar jembatan ini bisa diperbaiki ulang dengan struktur yang lebih kokoh. Mengingat urgensinya sangat tinggi, kami berharap ada respon cepat dari pihak terkait,” tegas Arifai.
Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti nyata kuatnya semangat kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat. Warga yang hadir membawa alat kerja seperti palu, gergaji, hingga balok kayu untuk membantu perbaikan. Anak muda, petani, hingga tokoh masyarakat turun tangan secara sukarela demi kelancaran akses bersama, perbaiki jembatan ini hingga sampai pada besok hari untuk jembatan lain nya.
“Kami berharap pemerintah kabupaten bisa cepat menanggapi kebutuhan ini. Jalan ini bukan hanya penting untuk petani, tapi juga untuk anak-anak sekolah dan aktivitas harian kami,” tutupnya
( Guntur)





.jpg)



