Pembangunan tahap II Sirkuit ini resmi dimulai. Proyek yang menelan anggaran Rp 4,8 miliar dari APBD itu ditargetkan tuntas pada akhir 2025 agar bisa digunakan untuk kejuaraan balap resmi tingkat nasional.
Kepala Dispora Magetan,Drs Suwata, menyebut fokus pengerjaan kali ini ada pada fasilitas utama sirkuit.
“Harapannya, akhir tahun nanti sudah bisa dipakai event nasional,” katanya, Jumat (12/09/25).
Menurut Suwata, Ikatan Motor Indonesia (IMI) telah menantikan selesainya pembangunan sirkuit tersebut.
Pengerjaan diarahkan pada akses jalan menuju paddock, pembangunan paddock, bypass, underpass, serta jalur race utama.
Dengan rampungnya tahap II, Sirkuit Mario Magetan diyakini bisa menjadi destinasi otomotif baru di Jawa Timur.
Selain sebagai pusat olahraga balap, kehadirannya juga diharapkan mampu mendongkrak perekonomian daerah melalui penyelenggaraan event berskala besar.
“Selain mendukung olahraga balap, keberadaan sirkuit juga diharapkan memberi dampak ekonomi melalui penyelenggaraan event berskala besar,” terang Suwata.
Diketahui pembangunan ini dikerjakan oleh CV Cakra Gemilang dengan Konsultan pengawas dari PT Skala Pilar Lima.
(Eva)























