Acara ini menjadi momen spesial bagi puluhan anggota Polres Pekalongan. Tercatat, sebanyak 9 personel menerima penghargaan atas prestasi kerja, sementara 38 personel lainnya dianugerahi Satyalancana Pengabdian dengan rincian: 6 orang untuk masa kerja 24 tahun, 13 orang untuk 16 tahun, dan 19 orang untuk pengabdian 8 tahun.
Dalam amanatnya, AKBP Rachmad menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan simbol keberhasilan personil dalam melewati berbagai ujian tugas tanpa adanya catatan pelanggaran atau cacat selama masa dinas.
"Penganugerahan Satyalancana dan penghargaan ini bukan sekadar rutinitas administratif. Ini adalah bentuk apresiasi tertinggi dari negara dan institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, dan darma bakti yang Saudara berikan secara konsisten dan sukarela tanpa cacat," tegasnya.
Kapolres menambahkan bahwa Tanda Kehormatan yang tersemat di dada para personil adalah bukti nyata kedisiplinan tinggi. Menurutnya, tidak semua anggota bisa meraih penghargaan tersebut karena syarat mutlaknya adalah rekam jejak yang bersih dari segala bentuk pelanggaran.
"Tanda kehormatan ini adalah simbol bahwa saudara berhasil melewati tantangan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Jadikan ini motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, jangan cepat berpuas diri," tambahnya di hadapan peserta upacara yang dihadiri pula oleh Wakapolres Kompol M. Nurkholis serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Pekalongan.
Di akhir amanatnya, AKBP Rachmad memberikan pesan kuat kepada seluruh jajaran agar menjauhi segala bentuk penyimpangan. Ia menekankan pentingnya sikap responsif dan empati dalam melayani masyarakat tanpa mencampuradukkan kepentingan pribadi.
"Saya harapkan seluruh anggota tidak terpengaruh hal negatif dan tidak menyalahgunakan wewenang kepolisian untuk kepentingan pribadi. Berikan kemudahan kepada masyarakat dan hindari pelanggaran sekecil apa pun," pungkasnya.
Kegiatan ini ditutup dengan pemberian selamat secara langsung dari pimpinan jajaran Polres Pekalongan kepada para penerima penghargaan sebagai bentuk penguatan jiwa korsa.
(Riki)




