Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat Pemerintah Kabupaten OKU Selatan atas musibah putusnya jembatan gantung yang terjadi pada Rabu malam (28/01/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan sembilan orang warga mengalami luka berat, yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Muaradua dan Puskesmas Kisam Ilir.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Abusama didampingi BPBD Kabupaten OKU Selatan, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Camat Kisam Ilir, unsur TNI dan Polri, kepala desa setempat, serta masyarakat. Rombongan meninjau langsung kondisi jembatan yang rusak parah serta akses penghubung antar desa yang terdampak akibat kejadian tersebut.
Bupati Abusama menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa warga serta menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah ini. Pemerintah daerah bergerak cepat untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis terbaik, serta mengambil langkah-langkah darurat agar aktivitas masyarakat tidak terputus,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemkab OKU Selatan akan segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat guna mempercepat penanganan, termasuk rencana pembangunan kembali jembatan yang layak dan aman bagi masyarakat.
“Jembatan ini merupakan akses vital bagi warga. Kita tidak ingin kejadian serupa terulang. Karena itu, saya minta OPD terkait dan BPBD segera melakukan kajian teknis serta menyiapkan langkah konkret, baik penanganan darurat maupun pembangunan permanen,” tegasnya.
Bupati juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses penanganan dan pemulihan berlangsung.
“Saya mengajak masyarakat untuk berhati-hati dan mendukung upaya pemerintah. Insyaallah, pemerintah hadir dan bertanggung jawab untuk memastikan akses dan keselamatan warga dapat segera pulih,” tutup Bupati.
Sementara itu, BPBD Kabupaten OKU Selatan hingga kini terus melakukan survei lapangan dan pendataan lanjutan untuk menentukan langkah teknis berikutnya, sembari memastikan koordinasi lintas sektor berjalan optimal demi percepatan pemulihan pasca kejadian.
( Awaludin )




