-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kabupaten Banyuasin

    Sports

    Jembatan Randukuning Doro Ambrol Diterjang Hujan Deras, Polisi Tutup Total Jalur dan Alihkan Arus

    Friday, January 16, 2026, 20:27 WIB Last Updated 2026-01-16T13:27:50Z

    PEKALONGAN – Cuaca ekstrem kembali memicu kerusakan infrastruktur di wilayah Kabupaten Pekalongan. Jembatan penghubung vital di Dusun Randukuning, Desa Harjosari, Kecamatan Doro, dilaporkan ambrol pada Kamis (15/1/2026) malam sekitar pukul 21.00 wib.


    Ambrolnya jembatan tersebut terjadi saat wilayah Doro dan sekitarnya diguyur hujan lebat dengan durasi yang cukup lama. Debit air sungai yang meningkat tajam diduga menggerus pondasi hingga membuat struktur utama jembatan tidak mampu bertahan dan akhirnya runtuh.


    Kapolsek Doro Iptu Faridin, S.H membenarkan peristiwa tersebut dan memastikan personilnya telah berada di lapangan sejak semalam untuk melakukan pengamanan lokasi.


    “Kejadian semalam sekitar pukul 21.00 wib, saat posisi masih hujan lebat. Struktur jembatan ambrol dan sangat membahayakan jika dipaksakan melintas,” ujar Iptu Faridin saat dikonfirmasi, Jumat (16/1/2026).


    Pihak kepolisian bergerak cepat dengan memasang garis polisi (police line) di kedua sisi jembatan guna mencegah warga yang nekat melintas. Iptu Faridin menegaskan bahwa area tersebut kini tertutup total bagi kendaraan maupun pejalan kaki demi menghindari potensi kecelakaan.


    “Sementara baru dipasang police line sambil menunggu perkembangan perbaikan dari instansi terkait. Kami pastikan tidak ada warga yang melintas di titik tersebut,” tegasnya.


    Lantaran jembatan ini merupakan akses penting bagi aktivitas warga, kepolisian bersama Pemerintah Desa Harjosari telah menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas. Masyarakat yang hendak menuju atau keluar dari wilayah Dusun Randukuning diminta menggunakan jalur alternatif.


    “Ada akses lain, tapi harus memutar lewat wilayah Sawangan, bisa juga lewat Dororejo. Supaya warga tidak bingung, tadi sudah kami sosialisasikan secara masif menggunakan pengeras suara di masjid dan mushola setempat,” jelas Faridin.


    Iptu Faridin menambahkan, pihaknya telah melaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan agar segera mendapatkan penanganan teknis. Beruntung, dalam insiden ini tidak ada laporan korban jiwa maupun kendaraan yang terjebak saat jembatan ambrol.


    “Kami sudah berkoordinasi dan melaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum. Kami mengimbau agar masyarakat tetap waspada, terutama saat hujan deras, serta mematuhi pengalihan arus yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama,” pungkas Kapolsek Doro.


    Hingga Jumat siang, personel Polsek Doro masih bersiaga di sekitar lokasi untuk memantau situasi dan memastikan tanda peringatan tetap terpasang dengan jelas guna mengantisipasi pengendara yang belum mengetahui informasi penutupan jalan tersebut. 


    (Riki)

    Komentar

    Tampilkan