Tokoh Lembaga Adat Muara Kati, Zainal Arifin, menyampaikan rasa bangganya terhadap keberadaan Pasar Kalangan di wilayahnya. Ia menilai pasar tersebut sudah mampu menjadi tumpuan ekonomi masyarakat.
“Warga tidak perlu lagi jauh-jauh ke Lubuklinggau atau ke Pasar Muara Beliti. Cukup datang ke Pasar Kalangan Muara Kati, semua kebutuhan sudah tersedia,” ujar Zainal Arifin.
Menurutnya, Pasar Kalangan bukan hanya tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi ruang pertemuan warga dari berbagai desa sekitar. Hal ini turut memperkuat hubungan sosial dan menggerakkan roda perekonomian lokal.
Masyarakat berharap Pasar Kalangan Muara Kati terus berkembang, ditata lebih baik, dan mendapat perhatian dari pemerintah agar dapat semakin meningkatkan kesejahteraan warga di Kabupaten Musi Rawas.
Antri lapasa ( Sekdes ) selaku pemerintah desa Muara Kati Baru satu saat diwawancarai oleh awak media Ia menjelaskan" kami selaku pemerintah desa mengucapkan syukur Alhamdulillah kalangan pasar tradisional ini di buka lagi di desa Muara Kati Baru Satu, dulu sering ada kalangan pasar ini dikarenakan kondisi lingkungan kurang aman nampak nya pedagang agak jerah untuk berdagang diMuara kati Baru Satu,"ucapnya.
Lanjut pemerintah Desa, Alhamdulillah pada tahun 2025 kemarin kami bersinatip buka kalangan lagi menghubungi para pedagang - dagang akhirnya mereka sepakat mau membuka kalangan diMuara kati. Jadi dengan ada kalangan ini masyarakat kami khusus , umum dan sekitarnya dikecamatan TPK untuk mencari barang kebutuhan , kebutuhan sehari-hari, perkebunan tersedia dikalangan Muara kati Baru Satu ini. Untuk harga barang yang ada di kalangan menurut pantauan dari kami sama harga yang ada di pasar Muara Beliti dan di kota lubuk Linggau, jadi keuntungan dari kami warga Muara kati Baru Satu tidak kenah transport lagi untuk mencari kebutuhan sehari-hari," imbuhnya.
Untuk harapan kedepannya kita selaku pemerintah desa dapat dibina oleh pemerintah kabupaten Musi Rawas lihat kondisi kalangan dengan alat seadanya terlihat pondok masih terbuat dari kayu, bambu itu pun inisatif gotong royong dari warga kami yang benar bertekad membuka kalangan itu, agar harapan kedepannya pemerintah kabupaten Musi Rawas melalui desperindag bisa meninjau di Desa Muara Kati Baru Satu ini bagaimana langkah kedepannya lebih bagus lagi untuk lapak - lapak nya,"tutupnya.
( Guntur )























