Bantuan disalurkan ke Gampong Seuneubok Saboh dan Gampong Pante Labu.
M. Joni yang merupakan pemilik Toko Mulya Tex didampingi Zuky, pemilik Zuki Taylor, serta Tgk Muksin, warga Pante Labu.
Mereka menempuh medan sulit untuk menjangkau lokasi terdampak banjir yang hingga kini masih mengalami keterbatasan akses.
Dalam perjalanan menuju Gampong Pante Labu, rombongan sempat terhambat akibat sebuah mobil dam truk pengangkut bantuan terjebak di tanjakan perbukitan. Rombongan bersama warga bergotong royong membantu menarik kendaraan tersebut agar perjalanan dapat dilanjutkan.
Kepada media, M. Joni mengatakan bantuan disalurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak banjir, meski usahanya sendiri turut mengalami dampak akibat bencana yang melanda Aceh pada 26 November 2025.
“Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, kebutuhan mendesak warga saat ini adalah tenda dan tempat tinggal sementara, terutama bagi anak-anak dan lansia,” ujar M. Joni saat diwawancarai melalui sambungan WhatsApp, Selasa, (6/1/2026).
Ia juga mengajak para dermawan dan pihak terkait untuk memperhatikan kebutuhan hunian sementara bagi warga terdampak banjir di wilayah pedalaman.
Aksi kemanusiaan tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat. Perwakilan warga Gampong Pante Labu menyampaikan bantuan yang diberikan sangat membantu masyarakat yang terdampak banjir dan tinggal di wilayah dengan akses terbatas.
Hal senada disampaikan warga Gampong Seuneubok Saboh yang menyebut kehadiran relawan secara langsung menjadi dukungan moral bagi masyarakat pascabencana.
(Farhan)























